Baca dalam 3 menit

Atur Keuangan Selama Pandemi COVID-19, Pakai 5 Cara ini!

SHARE ARTIKEL

Finance - Image from cornwall.co.uk

Jakarta, Bolong.id -Dampak COVID-19 terhadap perekonomian memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Untuk itu, mengatur ulang strategi manajemen baik untuk keuangan pribadi dan keluarga sangatlah penting terutama untuk para generasi sandwich di musim pandemi seperti saat ini.

Anda para generasi sandwich memiliki beban finansial yang harus dibagi untuk pribadi dan keluarga pasti sedang dilanda dengan berbagai kekhawatiran karena dampak negatif yang diberikan oleh covid-19 terhadap ekonomi saat ini.

Entah kapan pandemi COVID-19 ini akan berakhir, baiknya bagi anda untuk mengatur keuangan demi kondisi keungan yang stabil. Dilansir dari Cermati.com, berikut 5 cara mengatur keuangan di tengah pandemi COVID-19:

1. Mengevaluasi Sumber Penghasilan saat Ini

Finance - Image from middlecenter.com

Bagi Anda yang berpenghasilan bulanan tanpa ada pemotongan mungkin merasa tidak perlu repot hal tapi ingat berbagai kemungkinan bisa terjadi kedepannya, dan risiko tersebut semakin tinggi karena musim pandemik.

Apapun sumber penghasilan Anda baik itu sebagai pedagang, freelancer atau karyawan. Risiko penurunan drastis dipemasukan bisa terjadi kapanpun apalagi di saat seperti ini. Jadi untuk mencegah kemungkinan terburuk ada baiknya Anda merubah sedikit pos-pos pengeluaran di perencanaan keuangan Anda.

Misalnya pengeluaran Anda adalah: Kebutuhan sehari-hari – Tabungan – Orang Tua – Hiburan

Untuk kondisi rawan saat ini, sebaiknya diubah menjadi: Kebutuhan sehari-hari – Tabungan – Orang Tua – Dana Darurat

Dimusim pandemi seperti saat ini, sebaiknya uang yang ada dipakai untuk kebutuhan yang penting baik untuk sehari-hari dan untuk kondisi darurat dikemudian hari.

2. Hindari Pembelian dengan Cicilan


Kredit - Image from tribun batam

Tunda dulu keinginan punya motor baru atau barang lainnya yang tidak terlalu penting, walaupun pilihan pembayaran ada yang bersistem cicilan. Untuk kondisi pandemik seperti saat ini, berhemat dan menyimpan setiap uang yang jauh lebih penting daripada membeli sesuatu yang bersifat tersier.

Walaupun Anda sudah menabung atau mempersiapkan dana untuk itu, lebih baik ditunda dulu sampai masa kritis COVID-19 selesai. Lebih baik simpan kartu kredit atau apapun yang bisa memicu keinginan untuk berbelanja jauh-jauh dari jangkauan Anda. Kalaupun darurat, lebih baik dipakai untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

3. Cari Sumber Penghasilan Tambahan

kerja online - Image from cermati.com

Untuk Anda yang bekerja di perusahaan yang mengalami dampak kriris ekonomi terparah karena musim pandemi ini sehingga harus mengalami pemotongan gaji bahkan risiko di PHK kedepannya jika masalah covid-19 tidak selesai-selesai. Sebaiknya mempertimbangkan untuk mencoba sumber penghasilan baru.

Peluang bisnis yang muncul karena pandemik ini teranyata cukup menguntungkan. Jasa delivery bahan makanan, makanan cepat saji, atau berjualan frozen food secara online bisa menjadi contoh bisnis atau kerjaan sampingan yang bisa dijajal di saat seperti ini.

4. Jangan Beli Barang yang Tidak Dibutuhkan

belanja - Image from fimela.com

Pembelian ini bisa apa saja, mulai dari barang-barang yang dipakai sehari-hari sampai dengan bahan makanan yang bisa dikonsumsi setiap hari. Jika misalnya Anda menghabiskan sekitar Rp500rb untuk kebutuhan seperti peralatan mandi. Lebih baik dikurangi menjadi Rp300rb dengan mengurangi biaya sabun mandi dan shampo.

Selama Anda bekerja di rumah dan tidak bepergian kemana-mana dengan begitu peralatan mandi tidak akan habis seperti biasanya kan?

Begitu juga dengan biaya lain yang tidak perlu dikeluarkan karena tidak keluar rumah bisa Anda alokasikan untuk tabungan, atau dijadikan dana darurat seperti dana untuk ongkos transportasi kerja dan biaya makan diluar.

5. Investasi

investasi - Image from pasardana.id

Jika gaji Anda masih tersisa lumayan banyak bahkan setelah dialokasikan ke berbagai pos pengeluaran Anda, sebaiknya dimanfaatkan untuk dijadikan investasi daripada berbelanja online.

Anda bisa membuka tabungan berjangka sesuai dengan kebutuhan. Bisa dimulai dari 1 sampai 10 tahun dengan sistem autodebet. Keuntungan membuka tabungan berjangka adalah bunga yang diberikan lebih tinggi daripada tabungan biasa, setoran awalnya pun murah yaitu mulai dari Rp100rban.

Jadi itu dia beberapa tips yang bisa kamu coba selama pandemi ini. Untuk meringankan dampak pandemi kamu juga bisa menyimpan dana darurat yang tidak kalah pentingnya. (*)

Terkait

business

Atur Keuangan Selama Pandemi COVID-19, Pakai 5 Cara

  • Lupita
  • 22 Nov 2020
Logo follow bolong