Lama Baca 3 Menit

10 Film Berbahasa Mandarin Teratas Diumumkan di Beijing

24 January 2021, 14:30 WIB



10
Film Berbahasa Mandarin Teratas Diumumkan di Beijing-Image-1

The Wandering Earth - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Sebagai acara satu dekade untuk mempertemukan pembuat film dan kritikus mapan di China, Hong Kong, dan Taiwan, delapan dari daftar "Sepuluh Film Berbahasa Mandarin Teratas" baru-baru ini dirilis di Beijing. 

Ne Zha dan The Wandering Earth, masing-masing film berpenghasilan tertinggi kedua dan ketiga sepanjang masa meraih dua kursi dalam daftar. 

10
Film Berbahasa Mandarin Teratas Diumumkan di Beijing-Image-2

Better Days - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Judul-judul film dari China daratan antara lain film remaja Better Days, drama arthouse So Long, My Son, dan antologi blockbuster My People, My Country.

10
Film Berbahasa Mandarin Teratas Diumumkan di Beijing-Image-3

Jinpa - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Film Jinpa karya sutradara Tibet Pema Tseden, tentang serangkaian misteri yang terjadi setelah kecelakaan lalu lintas yang membunuh seekor domba, juga masuk dalam daftar, bersama dengan film thriller kriminal yang dibintangi oleh aktor Hu Ge, The Wild Goose Lake, sebagai dua film lainnya yang disajikan oleh produser China daratan.

10
Film Berbahasa Mandarin Teratas Diumumkan di Beijing-Image-4

My Prince Edward - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

My Prince Edward, film komedi yang membahas perjuangan yang dihadapi wanita muda di Hong Kong, adalah satu-satunya film Hong Kong yang mendapat peringkat dalam daftar. Daftar tersebut juga terdiri dari dua film Taiwan, A Sun dan Wet Season.

Zhang Sitao, sekretaris jenderal komisi pemilihan daftar, mengatakan total 36 kritikus film terkenal menghadiri pemilihan putaran pertama, sebelum 13 pembuat film terkenal dan orang dalam industri memilih untuk memutuskan daftar terakhir. Mengingat pertukaran budaya antara China daratan, Hong Kong dan Taiwan telah mengalami lonjakan sejak 1980-an, Zhang mengatakan ia berharap daftar tersebut dapat meningkatkan pertukaran dan kerja sama, mendorong perkembangan sinema Tiongkok yang makmur. (*)

[Matsnaa Chumairo/Penerjemah]

[Lupita/Penulis]