China dan Italia Luncurkan Dana Kerjasama Industri

logo clock 3 Menit logo clock 06-10-2020, 11:22



Ilustrasi UniCredit - Image from New York Post

Roma, Bolong.id - Perusahaan pemberi pinjaman Italia, UniCredit, pada Senin (5/10/20) mengumumkan peluncuran China-Italy Industrial Cooperation Fund (CIICF) dalam kemitraan dengan perusahaan ekuitas swasta Investindustrial dan China Investment Corporation (CIC). 

CIICF memiliki modal 600 juta euro (sekitar Rp10 triliun), sepenuhnya ditanggung oleh Investindustrial, CIC, dan UniCredit, dan akan berinverstasi terutama di perusahaan pasar menengah di Italia. Demikian dilansir dari Xinhuanet, Selasa (6/10/2020). 

“Kemitraan inovatif ini akan menawarkan investasi yang signifikan, terutama kepada perusahaan Italia, dengan tujuan membangun dan mempercepat pengembangan bisnis mereka di Tiongkok,” kata UniCredit.. 

“Akibatnya, konsumen Tiongkok akan mendapatkan keuntungan dari peningkatan akses ke barang dan jasa Eropa yang berkualitas, terutama di sektor konsumen, industri manufaktur, dan perawatan kesehatan,” tambahnya.

Investindustrial, sebuah perusahaan investasi Eropa terkemuka yang berfokus pada Eropa Selatan, merupakan satu-satunya pengelola investasi dari dana baru tersebut, kata UniCredit.

“Berkat kemitraan dengan CIC dan UniCredit, Investindustrial akan melipatgandakan jumlah tim yang berfokus pada Tiongkok, yang berbasis di Tiongkok dan Eropa,” kata Andrea C. Bonomi, Managing Principal Investindustrial. 

“Kemitraan lintas batas inovatif ini akan menguntungkan perusahaan Italia yang berfokus pada pasar Tiongkok... sementara itu juga merangsang perdagangan dan hubungan internasional," kata CEO Perbankan Korporat dan Investasi UniCredit Richard Burton.

"Dengan membawa keahlian, pengalaman, dan jaringan yang diakui dari ketiga pihak ke dalam sinergi, kemitraan unik ini diharapkan dapat menciptakan nilai dengan memungkinkan perusahaan investee mempercepat pertumbuhan bisnis internasional, terutama di Tiongkok," kata CIC dalam sebuah pernyataan.

CIC mengatakan bahwa CIICF akan berusaha untuk berinvestasi di perusahaan Italia dan Eropa Selatan yang bercita-cita membuka jalur baru untuk pertumbuhan di Tiongkok, terutama di sektor yang menarik termasuk manufaktur maju, layanan bisnis, barang dan jasa konsumen, perawatan kesehatan, dll.

Didirikan pada tahun 2007, CIC adalah sarana untuk mendiversifikasi kepemilikan valuta asing Tiongkok dan mencari keuntungan maksimum bagi pemegang sahamnya dalam toleransi risiko yang dapat diterima.

Penulis : Maureen
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

Setelah COVID-19, Akankah Wuhan Tetap Jadi 10 Kota Teratas di China?

 

logo clock 23-10-2020, 13:32
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Daur Ulang Pakaian Bekas Jadi Tren di China

 

logo clock 22-10-2020, 14:17
logo clock Baca ini dalam 6 Menit
logo share

Alibaba Gelar Dagang Online Hari Jomblo, yang Jomblo Dapat Diskon Khusus

 

logo clock 22-10-2020, 13:36
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Dengan Protokol Kesehatan, Zona Perdagangan Perbatasan China-Mongolia Dibuka Kembali

 

logo clock 22-10-2020, 10:21
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Selama Pandemi COVID-19, Taipan Internet China Makin Kaya?

 

logo clock 21-10-2020, 17:23
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Viral