Baca dalam 3 menit

Pejabat Mongolia Adakan Pemeriksaan Terkait Reformasi Pendidikan Baru

SHARE ARTIKEL

Siswa di Mongolia Dalam mempelajari bahasa Mandarin - Image from Global Times

Mongolia Dalam, Bolong.id - Pejabat senior di Mongolia Dalam, Tiongkok Utara, mengadakan pertemuan pada hari Jumat di mana mereka berjanji untuk meninjau masalah yang terjadi dalam kemajuan reformasi pendidikan dwibahasa di sekolah-sekolah lokal setelah kebijakan tersebut memicu kontroversi di beberapa daerah yang berpenduduk etnis pada awal September.

Pertemuan komite Partai regional bertujuan untuk menyelidiki masalah yang terjadi dalam promosi pendidikan dwibahasa dan kebijakan etnis Mongolia Dalam, dan melakukan pemeriksaan sendiri terhadap kekurangan pejabat setempat. Demikian dilansir dari Global Times, Minggu (25/10/2020).

"Kita harus dengan teguh mempromosikan reformasi pendidikan dwibahasa sehingga orang dari semua kelompok etnis dapat menguasai bahasa lisan dan tulisan nasional sejak usia dini," kata Shi Taifeng, sekretaris Partai Mongolia Dalam, dalam pertemuan itu.

"Kita harus mengklarifikasi hubungan antara kesamaan dan perbedaan. Mempromosikan pendidikan kesadaran komunitas bangsa Tiongkok dengan cara yang normal dan jangka panjang," kata Shi.

"Pertemuan ini merupakan refleksi dari reformasi pendidikan dwibahasa Mongolia Dalam, dan cara untuk mendorong penguatan dan peningkatan kerja etnis di wilayah tersebut."

Pemerintah Mongolia Dalam pada bulan Agustus mengeluarkan peraturan pendidikan baru yang mengatakan bahwa siswa yang memasuki kelas satu di sekolah dasar dan menengah khusus etnis akan menggunakan buku teks nasional terpadu untuk bahasa dan sastra Tiongkok dan mereka akan diajarkan dalam bahasa lisan dan tulisan umum nasional.

Peraturan baru tersebut menimbulkan kekhawatiran dari beberapa orang tua, yang mendengar desas-desus bahwa peraturan baru tersebut akan menggantikan bahasa lokal Mongolia dengan Putonghua, bahasa lisan dan tulisan umum nasional, dan kebijakan baru tersebut akan mempersulit siswa etnis minoritas untuk mendapatkan akses ke perguruan tinggi.

Tetapi kemudian pemerintah daerah Liga Xilingol di Mongolia Dalam mengeluarkan penjelasan rinci, menjamin bahwa peraturan baru tersebut tidak menandakan pembatalan kelas yang diajarkan dalam bahasa Mongolia. (*)





Terkait

coronavirus

Penjualan iPhone di Tiongkok bulan Februari Turun 60

  • Bolong team
  • 12 Mar 2020

kesehatan

Menguji Khasiat Jamu Jokowi dan Jamu Herbal Tiongkok

  • Bolong team
  • 20 Mar 2020

berita

Krisis Kepedulian Tanggapi Corona, Anggap Remeh hing

  • Bolong team
  • 19 Mar 2020

bisnis

Dampak Covid-19, Ekonomi Tiongkok "Goyang", Bikin In

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020

teknologi

Teknologi Hebat Tiongkok yang Digunakan di Indonesia

  • Bolong team
  • 21 Mar 2020

kesehatan

Jangan Cuma Pakai Masker, Beberes Rumah Juga, Dong.

  • Bolong team
  • 22 Mar 2020
Logo follow bolong