Peribahasa China: 拔苗助长 - Menarik Benih Supaya Cepat Tumbuh, Inovasi kah?

logo clock 2 Menit logo clock 12-10-2020, 15:38

Ilustrasi idiom - Image from Chababa

Jakarta, Bolong.id - Di Tiongkok, warganya terbiasa menyelipkan peribahasa di dalam percakapan sehari-hari. Khususnya terkait sesuatu yang ingin disampaikan. Maka, Tiongkok memiliki banyak peribahasa dan ada kamusnya. Peribahasa pertama yang akan dibahas adalah 拔苗助长 (bá miáo zhù zhǎng).

Dalam bahasa Indonesia, peribahasa ini berarti menarik benih supaya cepat tumbuh.

拔 bá: menarik; menarik keluar
苗 miáo: tunas, benih, bibit
助 zhù: membantu
长 zhǎng: tumbuh 

Bagaimana sejarah awal peribahasa ini? 

Pada zaman dahulu, seorang petani dari Negara Song berharap agar benih di ladangnya tumbuh lebih cepat, karenanya setiap hari ia pergi ke ladang untuk melihatnya. Satu hari, dua hari, tiga hari berlalu, namun benih yang ditanamnya tidak menunjukkan pertumbuhan sama sekali. 

Petani itu merasa cemas, lalu ia berkata: “Saya harus menemukan cara untuk membantu benih-benih ini tumbuh!” 

Suatu hari, ia akhirnya menemukan sebuah cara, ia langsung bergegas ke ladang dan mulai menarik benih satu per satu ke atas agar benih tersebut terlihat lebih tinggi. Ia berkerja dari siang sampai matahari terbenam, sampai kelelahan. 

Ketika dia kembali ke rumah, dia kelelahan dan berkata pada putranya: “Hari ini benar-benar melelahkan. Namun kelelahan saya tidak akan sia-sia, lihatlah, besok benih-benih itu akan tumbuh pesat. “

Putranya tidak mengerti apa yang dikatakan oleh ayahnya, ia pun berlari ke ladang dan menemukan bahwa semua benih di ladang itu telah mati. 

Setelah membaca kisah di atas, pasti kata “sia-sia” terlintas di kepala Anda, bukan? 

Ya, benar. Makna dari peribahasa ini adalah bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki hukumnya sendiri (hukum alam), jangan memaksakan kehendak untuk melawan hukum tersebut. Hasilnya mungkin tidak sebaik yang diharapkan dan bisa saja sia-sia. Jadi, tetaplah bersabar dalam menjalankan proses agar mendapatkan hasil yang baik dan sesuai harapan.

Penulis : Maureen
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

Museum Istana China Bawa Pengunjung Rasakan Sensasi VR

 

logo clock 21-10-2020, 15:08
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Seniman Tafsirkan Ulang 'Decameron' untuk Zaman Modern

 

logo clock 21-10-2020, 14:34
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Seniman Tafsirkan Ulang 'Decameron' untuk Zaman Modern

 

logo clock 21-10-2020, 13:45
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pegunungan Putih Abadi China Jadi Subjek Favorit Para Pelukis

 

logo clock 21-10-2020, 13:27
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

China Terbitkan Buku 'Perang, Tolak Agresi AS dan Bantu Korea'

 

logo clock 21-10-2020, 13:12
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral