Universitas Modern Pertama di China Rayakan HUT ke-125

logo clock 3 Menit logo clock 03-10-2020, 10:59

Universitas Tianjin - Image from Scholars Official

Tianjin, Bolong.id - Universitas Tianjin, universitas modern pertama di Tiongkok, merayakan ulang tahun ke-125 pada hari Jumat. Demikian dilansir dari Xinhuanet.com, Jumat (2/10/2020).

Didirikan sebagai Universitas Peiyang pada 1895, universitas ini adalah yang pertama sepenuhnya mengadopsi sistem universitas barat di Tiongkok. Pembangunannya dilakukan pada saat negara sedang terguncang di bawah tekanan yang menggemakan protes rakyat Tiongkok yang menuntut kebangkitan bangsa melalui reformasi dan inovasi. 

“Sejak kemunculannya, misi yang melekat pada Universitas Tianjin adalah mengantarkan kemakmuran nasional melalui pendidikan,” kata Li Jianjun, sekretaris partai di universitas tersebut. 

Sebagai pelopor dalam pendidikan tinggi Tiongkok, universitas telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempromosikan industrialisasi dan modernisasi di berbagai bidang, termasuk pertambangan, metalurgi, perminyakan, permesinan, pemeliharaan air, teknik sipil, tekstil, kimia, penerbangan, dan teknologi mesin listrik.

Pada tahun 1960-an, Yu Guocong, seorang profesor di Universitas Tianjin, mengembangkan teknologi pemisahan air berat, yang menjadi dasar bagi industri nuklir di Tiongkok. Teknologi distilasi Yu juga diterapkan secara luas di industri teknik kimia Tiongkok. 

Lulusan dari universitas ini telah berpartisipasi dalam desain dan pembangunan stadion olahraga untuk Olimpiade Beijing 2008, mengesankan dunia dengan mahakarya seperti Stadion Nasional yang dijuluki sebagai “Sarang Burung”, dan Water Cube atau Pusat Akuatik Nasional. 

Pada 28 September, sebuah “pesta ulang tahun” khusus diselenggarakan untuk merayakan ulang tahun ke-125 universitas tersebut. Alih-alih dirayakan dengan kue dan lilin, upacara perilisan 125 masalah ilmiah utama yang memenuhi tuntutan strategis nasional sebagai hadiah ulang tahun. 

Universitas ini juga telah membuat banyak pencapaian luar biasa dalam bidang penelitian ilmiah dan teknologi. Petrel-X, pesawat layang bawah air Tiongkok, yang dikembangkan oleh Pilot National Laboratory for Marine Science and Technology (Qingdao) dan Universitas Tianjin, mencapai kedalaman 10.619 meter selama misi pada bulan Juli, memecahkan rekor dunia sebelumnya yaitu 8.213 meter.

Sistem uji interaksi otak-komputer universitas dipasang di laboratorium luar angkasa Tiangong-2 dan melakukan serangkaian eksperimen di luar angkasa. Universitas juga melakukan pembangunan area simulasi permukaan Mars untuk pendaratan dalam program eksplorasi Mars Tiongkok.

Universitas Tianjin dalam beberapa tahun terakhir memasukkan inovasi dan pendidikan kewirausahaan ke dalam kurikulumnya. Kegiatan seperti festival sains mahasiswa dan forum inovasi dan kewirausahaan diadakan untuk menawarkan kesempatan yang berlimpah kepada mahasiswa.

Universitas akan terus memenuhi misinya, menghargai tradisinya dan sepenuhnya memenuhi komitmennya sebagai tempat kelahiran pengembangan dan inovasi bakat. (*)

Penulis : Maureen
Editor : Nurul Diah

Terkait

Pameran Lukisan di Jiading Gambarkan Kehidupan Lebih Baik

 

logo clock 31-10-2020, 09:25
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

China Lindungi Panda Raksasa dan Macan Tutul Salju

 

logo clock 31-10-2020, 09:18
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Inilah Fakta & Misteri Kota Terlarang di China

 

logo clock 31-10-2020, 09:07
logo clock Baca ini dalam 5 Menit
logo share

Duta Besar Rusia Kunjungi Pameran Patung di Tiongkok

 

logo clock 31-10-2020, 09:04
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Ini Bedanya Sumpit Jepang, China, dan Korea. Sudah Tahu?

 

logo clock 30-10-2020, 20:01
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Viral