Lama Baca 2 Menit

China Antisipasi 9,5 Miliar Lonjakan Perjalanan Penumpang Selama Musim Imlek 2026

29 January 2026, 08:21 WIB

China Antisipasi 9,5 Miliar  Lonjakan Perjalanan Penumpang Selama Musim Imlek 2026-Image-1
Tiket kereta arus mudik Imlek 2026 di China mulai dijual. (Antara)

Bolong.id - Pemerintah China memperkirakan total perjalanan penumpang lintas daerah mencapai rekor 9,5 miliar selama periode “chunyun” atau lonjakan perjalanan angkutan Musim Imlek 2026, menurut pernyataan resmi dari Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC).

Dilansir CGTN, Kamsi (29/01/26), Periode lonjakan angkutan nasional, yang dijadwalkan berlangsung selama 40 hari, dari 2 Februari hingga 13 Maret 2026, biasanya mencatat jumlah perjalanan terbesar sepanjang tahun karena jutaan warga kembali ke kampung halaman atau melakukan perjalanan liburan tradisional.

Transportasi melalui kendaraan pribadi diperkirakan dominan, menyumbang sekitar 80 % dari total perjalanan. Selain itu, jaringan kereta api nasional diproyeksikan melayani 540 juta perjalanan penumpang, sedangkan sektor penerbangan sipil diperkirakan menangani 95 juta perjalanan, yang diperkirakan juga akan melewati rekor sebelumnya dalam hal volume harian dan keseluruhan.

Li Chunlin, Deputi Direktur NDRC, menyatakan di konferensi pers bahwa operator kereta api akan mengoperasikan lebih dari 14.000 kereta penumpang pada hari-hari tersibuk, dengan kapasitas angkut meningkat sekitar 5,3 % secara tahunan. Sektor udara pun sedang memperkuat jumlah penerbangan harian, dengan rata-rata 19.400 penerbangan yang dijamin per hari selama puncak musim liburan, tumbuh sekitar 5 % dari tahun lalu.

Lonjakan perjalanan ini tidak hanya mencerminkan tren tahunan migrasi domestik terbesar di dunia, tetapi juga dipandang sebagai indikator penting dari mobilitas ekonomi masyarakat dan kinerja infrastruktur transportasi nasional China.(*)

Informasi Seputar Tiongkok