Lama Baca 3 Menit

Jelang Perayaan Tahun Baru Imlek, Boneka Kuda Bersedih Viral di China

28 January 2026, 11:40 WIB

Jelang Perayaan Tahun Baru Imlek, Boneka Kuda Bersedih Viral di China-Image-1
Boneka Kuda Bersedih Viral di China

Bolong.id - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, sebuah boneka kuda unik mendadak viral dan menjadi incaran pembeli di Tiongkok. Boneka tersebut awalnya merupakan produk cacat, namun justru menarik perhatian publik dan laris manis di pasaran.

Dilansir dari berbagai sumber, berdasarkan laporan Reuters pada Senin (26/1/2026), suasana ramai terlihat di Yiwu International Trade City, pasar grosir terbesar di Tiongkok. Banyak pengunjung memadati sebuah kios kecil untuk mendapatkan boneka kuda berbulu merah dengan ekspresi sendu.

Boneka itu memiliki mulut yang mengarah ke bawah, lonceng berwarna emas di leher, serta sorot mata yang tampak menghindar, menciptakan kesan murung. Menjelang Festival Musim Semi yang tahun ini bertepatan dengan Tahun Kuda dalam zodiak Tiongkok, boneka tersebut ramai dibicarakan di media sosial dan dijuluki warganet sebagai “kuda menangis”.

Padahal, boneka tersebut sejatinya dirancang sebagai hiasan Imlek dengan ekspresi ceria. Namun, kesalahan dalam proses produksi menyebabkan bagian mulut terpasang terbalik sehingga menghasilkan wajah sedih.

Zhang Huoqing, pemilik toko Happy Sister di Yiwu, menjelaskan bahwa kekeliruan tersebut terjadi karena seorang pekerja tanpa sengaja menjahit bagian mulut secara terbalik. Setelah menyadari cacat itu, ia sempat menawarkan pengembalian dana kepada pembeli, tetapi tidak ada yang mengembalikan produk tersebut.

Sebaliknya, foto-foto boneka itu justru menyebar luas di dunia maya dan memicu ketertarikan publik. Banyak warganet berseloroh bahwa ekspresi kuda menangis menggambarkan wajah seseorang saat bekerja, sementara versi tersenyum melambangkan wajah setelah pulang kerja.

Melihat tingginya minat pasar, Zhang akhirnya memutuskan untuk terus memproduksi boneka dengan ekspresi muram tersebut. Sejumlah pekerja kantoran muda di Tiongkok mengaku merasa terwakili oleh wajah sedih boneka itu, yang dianggap mencerminkan tekanan kerja dan jam kerja panjang yang mereka alami.

Fenomena ini juga berkaitan dengan tren “ugly-cute”, yakni mainan dengan tampilan tidak sempurna namun tetap menggemaskan, yang populer dalam beberapa tahun terakhir. Tren serupa sebelumnya dipopulerkan oleh karakter Labubu dari Pop Mart.

Lou Zhenxian, pedagang mainan musiman di Yiwu yang telah berjualan lebih dari 25 tahun, mengungkapkan bahwa hampir setiap pengunjung kini menanyakan boneka kuda menangis tersebut. Hingga sore hari, stok boneka di luar toko Happy Sister telah habis terjual, sementara para karyawan sibuk mengisi kembali persediaan. (*)

Informasi Seputar Tiongkok