Lama Baca 2 Menit

China Tampilkan Taktik Perang Drone Satu Prajurit Kendalikan 200 Unit

24 January 2026, 08:41 WIB

China Tampilkan Taktik Perang Drone Satu Prajurit Kendalikan 200 Unit-Image-1
Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah merilis detail terbaru dari uji coba peperangan kawanan drone berbasis AI yang dilakukan oleh Universitas Teknologi Pertahanan Nasional. Foto: CCTV

Bolong.id - Militer China mengungkap hasil uji coba taktik swarm warfare di mana satu prajurit mampu mengendalikan lebih dari 200 drone secara bersamaan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan tautan data. 

Dilansir SCMP, Jumat (23/01/26), Dalam laporan yang disiarkan oleh media pemerintah, drone-drone ini dapat diluncurkan dalam formasi cepat dan melakukan pembagian tugas secara otonom, termasuk pengintaian, pengalih perhatian, dan serangan terhadap target berbeda. (portal CCTV yang dikutip oleh South China Morning Post)

Seluruh sistem ini dikembangkan oleh National University of Defence Technology, lembaga yang berafiliasi dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Dalam demonstrasi tersebut, software AI memungkinkan drone berkoordinasi secara mandiri dan merespons kondisi medan secara terpadu.

Metode swarm drones menjadi bagian dari fokus strategi militer modern karena kapasitasnya untuk melaksanakan berbagai tugas secara simultan dan mengatasi pertahanan lawan melalui jumlah dan koordinasi otomatis. 

Upaya ini konsisten dengan tren global di mana sistem drone cerdas dianggap sebagai komponen penting dalam konflik masa depan. (*)

Informasi Seputar Tiongkok