
Bolong.id - Rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Kota Surakarta resmi dimulai melalui kegiatan Solo Imlek Run 2026. Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Solo, Respati Ardi, dan digelar di Balai Kota Solo pada Minggu (1/2/2026). Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Dilansir dari berbagai sumber, Respati menegaskan bahwa perayaan Imlek tidak hanya bermakna sebagai perayaan budaya masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan dan kebersamaan seluruh warga Solo.
Momentum Kerukunan dan Energi Positif
Respati berharap rangkaian perayaan Imlek 2577 dapat membawa energi positif, sejalan dengan makna Tahun Kuda Api yang identik dengan semangat, dinamika, dan optimisme. Ia menilai kegiatan seperti Solo Imlek Run mencerminkan bagaimana perayaan budaya dapat dirayakan secara terbuka dan inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah Kota Solo, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap seluruh agenda perayaan Imlek. Selain memperkuat kerukunan sosial, kegiatan ini juga dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Talkshow hingga Cap Go Meh
Ketua Panitia Bersama Imlek 2577 Solo, Sumartono, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyemarakkan perayaan. Salah satunya adalah pemasangan lampion di sejumlah titik strategis di Kota Solo.
Selain Solo Imlek Run 2026, panitia juga menyiapkan agenda lain, seperti talkshow dan sesi motivasi yang akan digelar pada 12 Februari dengan menghadirkan Andrie Wongso, Azmi Abubakar, dan Novi Basuki. Rangkaian acara lainnya meliputi kegiatan donor darah, pertunjukan barongsai, serta puncak perayaan Cap Go Meh yang dijadwalkan berlangsung di Balai Kota Solo pada 3 Maret 2026.
Rangkaian Pertunjukan Imlek di Solo
Dengan mengusung tema “Tahun Kuda Membawa Keharmonian Kota Solo”, perayaan Imlek tahun ini tidak hanya menjadi upaya pelestarian budaya dan daya tarik wisata yang telah diakui oleh kementerian, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dalam keberagaman.
Rohaniwan Konghucu Solo sekaligus pimpinan Perkumpulan Liong dan Barongsai Tripusaka, Adjie Candra, menyebutkan bahwa selama hampir satu bulan ke depan akan digelar sekitar 35 pertunjukan liong dan barongsai di berbagai lokasi di Kota Solo sebagai bagian dari perayaan Imlek 2577/2026.
Ia menambahkan, jumlah pertunjukan tahun ini sedikit berkurang dibandingkan tahun sebelumnya karena pelaksanaannya bertepatan dengan bulan Ramadan. Namun, hal tersebut justru menjadi wujud nyata solidaritas, toleransi, serta sikap saling menghormati antarumat beragama. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement

