
Bolong.id - Sepanjang 2025, China mencatat sejumlah peristiwa penting yang membentuk arah kebijakan domestik dan peran globalnya. Dari momentum budaya terbesar awal tahun hingga latihan militer di penghujung Desember, dinamika negeri tersebut menunjukkan konsolidasi ekonomi, diplomasi aktif, sekaligus peningkatan kesiapsiagaan pertahanan.
Berikut dua belas babak utama yang menandai dinamika Tiongkok sepanjang tahun 2025 bagian 2 :
7. Juli 2025 - Banjir Besar dan Tantangan Iklim
China mengalami musim hujan ekstrem dan banjir luas di wilayah utara dan selatan pada Juli, menewaskan puluhan orang dan memaksa evakuasi besar-besaran, sekaligus memicu perdebatan mengenai kesiapsiagaan terhadap perubahan iklim.

8. Agustus 2025 - 60 Tahun Tibet Autonomous Region
Tanggal 21 Agustus 2025 menandai 60 tahun berdirinya Wilayah Otonomi Tibet, dengan upacara besar dan perhatian nasional terhadap status wilayah tersebut dalam sejarah modern China.

9. September 2025 - Parade Militer Besar dan KTT SCO
China menyelenggarakan Summit Shanghai Cooperation Organisation (31 Agustus–1 September) di Tianjin, diikuti oleh parade militer besar pada 3 September untuk memperingati 80 tahun Perang Melawan Agresi Jepang dan Perang Dunia II, mencerminkan ambisi geopolitik dan proyeksi kekuatan militer.

10. Oktober 2025 - Forum Global Pemimpin Perempuan
Pada 13 Oktober 2025 di Beijing, Presiden Xi Jinping menyampaikan pidato dalam Global Leaders’ Meeting on Women, menegaskan kemajuan ekonomi dan sosial termasuk dalam isu pemberdayaan perempuan serta strategi pembangunan nasional.

11. November 2025 - Protes atas Mandat Kremasi di Guizhou
Akhir November 2025 terjadi gelombang protes di Provinsi Guizhou menentang mandat kremasi yang dipandang merusak tradisi lokal, menyoroti ketegangan antara kebijakan pemerintah dan praktik budaya di pedesaan.

12. Desember 2025 - Latihan Militer Justice Mission 2025
Menutup tahun, China meluncurkan latihan militer besar di sekitar Taiwan sebagai bagian dari operasi “Justice Mission 2025”, latihan yang disiagakan di akhir Desember dan mencerminkan eskalasi ketegangan militer di Selat Taiwan.

Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
