Lama Baca 2 Menit

China Kecam Kebijakan Militerisasi Luar Angkasa Jepang Risiko bagi Keamanan Regional

25 December 2025, 12:40 WIB

China Kecam Kebijakan Militerisasi Luar Angkasa Jepang Risiko bagi Keamanan Regional-Image-1
Juru bicara kementerian Pertahanan Kolonel  Senior Zhang Xiaogang

Bolong.id - Kementerian Pertahanan China mengecam langkah terbaru Jepang yang dinilai mempercepat militerisasi luar angkasa, dengan menyebut kebijakan tersebut sebagai ancaman serius terhadap keamanan kawasan dan dunia. 

Otoritas Beijing menanggapi laporan bahwa Tokyo tengah mengembangkan kemampuan teknologi yang bisa mengganggu satelit negara lain, serta berencana merombak Pasukan Bela Udara Jepang menjadi Pasukan Bela Udara dan Antariksa serta membangun kapal angkasa khusus pada 2026.  

Dilansir CGTN, Kamis (25/12/25), Juru bicara kementerian, Kolonel Senior Zhang Xiaogang, mengatakan bahwa perkembangan seperti teknologi pengacau satelit berpotensi memicu perlombaan senjata di luar angkasa, sesuatu yang berbahaya dan tidak disukai banyak negara. 

Pernyataan itu juga mengutip kekhawatiran historis terkait bentuk militerisme Jepang di masa lalu dan kemungkinan skenario konflik dadakan di luar angkasa, yang dinilai memperburuk ketegangan internasional. 

Reaksi keras Beijing ini terjadi di tengah ketegangan bilateral yang lebih luas, termasuk perselisihan di Laut China Timur dan insiden udara antara jet tempur kedua negara. Hubungan kedua negara juga dipengaruhi oleh isu keamanan regional seperti kebijakan pertahanan Jepang terhadap ancaman yang dirasakan dari China dan aliansi militer di kawasan. 

Kritik Beijing terhadap arah kebijakan Jepang menggarisbawahi kekhawatiran tentang potensi perlombaan senjata baru di luar angkasa serta dampaknya pada stabilitas strategis global.

Informasi Seputar Tiongkok