Lama Baca 3 Menit

Tren Bersepeda Menyuburkan Budaya Kopi di Pinggiran Beijing

27 December 2025, 11:37 WIB

Tren Bersepeda Menyuburkan Budaya Kopi di Pinggiran Beijing-Image-1
Pengunjung menikmati kopi dan makanan khas lokal selama Festival Budaya Kopi Kota Zheli Fuka Tanzhesi di distrik Mentougou, Beijing. CHINA DAILY

Bolong.id - Sebuah gelombang kegemaran bersepeda di kawasan pinggiran Beijing telah menciptakan budaya kopi baru yang berkembang pesat, menggabungkan gaya hidup modern dengan pembangunan lokal di lingkungan pedesaan sekitar ibu kota China. 

Dilansir Chinadaily, Senin (22/12/25), Fenomena ini terlihat jelas dalam festival kopi yang digelar di Tanzhesi, sebuah kota kuno di distrik Mentougou yang dinamai berdasarkan Kuil Tanzhe, di mana antrean panjang pengunjung menunggu untuk mencicipi electrolyte Americano khas di Snow Peak Cafe. Minuman tersebut dirancang khusus untuk para pesepeda setelah melakukan aktivitas fisik intens di rute bersepeda terkenal Tanwanglu. 

Rute Tanwanglu yang terdaftar dalam peta nasional rute bersepeda di China dikenal karena medan menantangnya, termasuk lintasan dengan elevasi 558 meter yang penuh tanjakan dan tikungan tajam. Lokasi strategis Snow Peak Cafe tepat di titik tengah rute ini telah menjadikannya tempat favorit komunitas pesepeda. 

Kopi yang ditawarkan di festival dan kafe lokal kini menjadi simbol perpaduan antara budaya tradisional dan gaya hidup kontemporer. Festival Kopi Budaya Zheli Fuka Tanzhesi yang digelar awal November menampilkan beragam minuman khas, pertunjukan seni latte art, dan produk kolaboratif yang mengangkat simbol budaya Tanzhesi. 

Pemerintah setempat meluncurkan sejumlah inisiatif untuk mempromosikan pengalaman wisata terpadu, termasuk panduan wisata coffee lifestyle yang menghubungkan titik-titik menarik, penginapan, restoran, dan area belanja, serta peta rute kopi yang mengajak pengunjung menjelajah berbagai zona tematik di kota itu. 

Kopi di Tanzhesi kini mencerminkan tiga zona pengalaman berbeda zona santai urban, zona budaya, dan zona olahraga dan kesehatan yang masing-masing menawarkan karakter rasa kopi yang sesuai dengan suasana aktivitas pengunjung. 

Trend ini telah memberi dorongan besar pada pariwisata lokal, dengan jumlah kunjungan tahunan tercatat lebih dari tiga juta orang. Festival ini dipandang sebagai bagian penting dari strategi untuk membangun tujuan wisata kelas nasional sekaligus memperkuat identitas Mentougou sebagai destinasi “slow living” dan pusat pengembangan budaya kreatif pedesaan.(*) 

Informasi Seputar Tiongkok