Baca dalam 3 menit

Jokowi : Buat Apa Lockdown Satu Kota?

Waktu Publish : 11 Feb 2021, 13:57 WIB
SHARE ARTIKEL

Jokowi saat pembukaan Munas Apeksi - Image from Presidenri.go.id

Jakarta, Bolong.id - Presiden Joko Widodo mempertanyakan fungsi karantina wilayah atau lockdown yang mencakup satu kota. Menurutnya, karantina wilayah secara mikro lewat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lebih efektif.

Jokowi mewanti-wanti pemerintah daerah untuk tak asal menerapkan lockdown. Ia meyakini pembatasan bisa dilakukan dalam skala kecil.

"Jangan sampai karena virus hanya satu orang, satu RT, yang di-lockdown seluruh kota. Jangan sampai yang terkena virus misalnya dari kelurahan, yang di-lockdown satu kota. Untuk apa?" kata Jokowi saat membuka Peresmian Pembukaan Munas Apeksi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/2).

Jokowi meminta para wali kota memahami persebaran Covid-19 di wilayah masing-masing. Ia berkata setiap kepala daerah harus tahu sebaran kasus hingga tingkat RT dan RW.

Sehingga, kata dia, kebijakan yang dibuat tidak salah sasaran. Jokowi menyampaikan lockdown skala mikro lewat PPKM bisa menekan laju kasus Covid-19.

"Kita memang harus bekerja lebih detail lagi. Lockdown skala mikro, mikro lockdown. Jadi, tidak merusak pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memberi contoh lockdown skala masif di negara lain. Menurutnya, pembatasan semacam itu hanya akan merugikan semua pihak.

"Melihat proses proses yang dilakukan negara lain me-lockdown seluruh negara, lockdown satu provinsi, satu kota, ekonomi jatuh. Jadi hati-hati mengenai ini," ucap Jokowi.

Sebelumnya, pemerintah kembali menerapkan PPKM di sejumlah kabupaten/kota di Jawa dan Bali. PPKM berlangsung pada 9-22 Februari.

Pada pembatasan kali ini, pemerintah berfokus pada pengawasan di tingkat RT-RW. Aparat keamanan dan petugas kesehatan akan berjaga di posko kelurahan/desa untuk memantau kegiatan masyarakat. (*)


Terkait

health

Menguji Khasiat Jamu Jokowi dan Jamu Herbal Tiongkok Pencega...

  • Taufik Firmansah
  • 20 Mar 2020

news

Perbincangan Telepon Dari Hati ke Hati Antara Presiden Jokow...

  • Edwin Adriaansz
  • 02 Apr 2020

news

Para Pemimpin Tiongkok dan Indonesia Bertukar Ucapan Selamat...

  • Aisyah Hidayatullah
  • 13 Apr 2020

news

Hoaks, Kabar Kaesang Pangarep Dapat Uang Rp 200 Miliar dari ...

  • Edwin Adriaansz
  • 26 Apr 2020

news

DUTA BESAR TIONGKOK XIAO QIAN: INDONESIA SEGERA MENANG LAWAN...

  • Edwin Adriaansz
  • 06 May 2020

news

Stimulus COVID-19 Baru Terserap 19%, Jokowi Kecewa

  • Yohana Intan
  • 02 Aug 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong