Baca dalam 3 menit

Ahok: Gaji Komisaris Utama Lebih Gede Dari Gaji Gubernur, Kok

Waktu Publish : 28 Jun 2020, 16:39 WIB
SHARE ARTIKEL

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Basuki Tjahaja Purnama, atau yang kita kenal dengan nama Ahok, mantan gubernur DKI Jakarta yang berdarah Tionghoa ini, telah menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sejak 22 November 2019 silam.

Dalam sesi Instagram live bersama jurnalis senior Andy F. Noya, hari Sabtu (27/6/2020) malam, beliau mengungkapkan, jumlah gajinya saat ini malahan lebih besar ketimbang saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. “Kalau gaji ya gedean komisaris lah, jauh!” kata Ahok. Namun, dirinya mengatakan, menjadi Gubernur DKI Jakarta lebih baik, karena bisa membantu banyak orang.

Saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, ia telah memperoleh dana operasional untuk membantu masyarakat miskin. Jumlahnya mencapai Rp 4 miliar per bulan. “Langsung saya transfer ke rekening mereka masing-masing.” katanya. Lalu ia melanjutkan, apabila digabung tanpa wakil, dana operasional satu bulan saja bisa lebih dari Rp 4 miliar.

Ahok juga menjelaskan secara gamblang, bahwa gaji Komisaris Utama Pertamina mencapai Rp 170 juta per bulan. Sementara Gubernur DKI Jakarta hanya mendapat gaji Rp 7 juta per bulan. “Kalau gaji Gubernur kan cuma Rp 7 juta lebih sebulan. Tunjangan dan uang makan kira-kira Rp 30 juta. Memang ada mobil dan sopirnya, tapi udah itu saja. Kalau di Pertamina, kita bisa dapat Rp 170 juta sebagai gaji,” jelasnya.


Banner Kanan
Logo follow bolong