Baca dalam 2 menit

Sebuah Daerah di Provinsi Anhui Tunda Ujian Gaokao Karena Banjir

Waktu Publish : 08 Jul 2020, 08:58 WIB
SHARE ARTIKEL

Banjir di Shexian, Anhui - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Anhui, Bolong.id - Hujan lebat yang menyebabkan banjir di daerah Shexian, provinsi Anhui Tiongkok Timur menyebabkan pembatalan diadakannya ujian masuk perguruan tinggi nasional atau gaokao (高考) pada mata pelajaran bahasa Mandarin dan Matematika.

Dilansir dari China Daily, ujian untuk dua mata pelajaran tersebut yang telah dijadwalkan pada Selasa (7/7/2020) akan diundur ke tanggal lain. Menurut pemerintah setempat, sejak awal Juli, hujan deras terus menerus turun di daerah tersebut dan mengakibatkan banyak siswa mengalai kesulitan untuk melaksanakan ujian.

Data resmi menunjukkan, daerah tersebut memiliki sebanyak 2.769 siswa yang mengikuti gaokao (高考) pada tahun ini. Sementara itu, pejabat pendidikan setempat memberi tahu kepada people.cn hanya sekitar 500 orang yang tiba di lokasi pemeriksaan ujian pada pukul 10 pagi waktu setempat.

Lokasi ujian gaokao di daerah Shexian dikelilingi banjir - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Lokasi ujian gaokao di daerah Shexian dikelilingi banjir - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Terkait

news

Ayah - Anak Ini Berjuang Atasi Banjir di Jiangji

  • Isna Fauziah
  • 22 Jul 2020

news

Seorang Bayi Berhasil Diselamatkan Dari Banjir Di Provinsi F...

  • Yohana Intan
  • 11 Jul 2020

news

Siaga Banjir di Tiongkok Timur Sudah Level 2

  • Della Shafira Putri
  • 11 Jul 2020

news

Gaokao Yang Sempat Tertunda Karena Banjir, Diselenggarakan K...

  • Yohana Intan
  • 09 Jul 2020

news

Banjir Hancurkan Jembatan Kuno Di Tiongkok Timur

  • Dwi
  • 08 Jul 2020

news

121 Orang Tewas dan Hilang Ditelan Banjir di Tiongkok

  • Yohana Intan
  • 06 Jul 2020
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong