800.000 Orang Daftar Tes COVID-19, Hong Kong Longgarkan Pembatasan Sosial

logo clock 3 Menit logo clock 03-09-2020, 13:56

Jalanan di Hong Kong, 28 Februari 2020. - Image from CGTN

Hong Kong, Bolong.id - Hong Kong pada Rabu (2/9/2020) mengumumkan pelonggaran aturan pembatasan sosial karena pandemi COVID-19. Berlaku selama tujuh hari mulai Jumat (4/9/2020), larangan makan di restoran akan diperpanjang hingga pukul 10 malam waktu setempat, yang sebelumnya hanya sampai pukul 9 malam. 

Sophia Chan, sekretaris makanan dan kesehatan pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR), mengatakan pada konferensi pers Rabu sore (2/9/2020).

Gym, tempat pijat refleksi, dan beberapa stadion dalam dan luar ruangan juga dapat dibuka kembali dengan syarat protokol kesehatan yang sesuai, kata Chan, dilansir dari CGTN (Kamis, 3/9/2020).

Keputusan untuk melonggarkan peraturan datang sehari setelah HKSAR memulai pengujian asam nukleat gratis di seluruh kota, sebuah program yang menerima bantuan dari Tiongkok Daratan dan memungkinkan masing-masing dari 7,5 juta penduduk kota untuk mengikuti satu tes secara gratis.

Hampir 800.000 warga Hong Kong telah mendaftar sebelumnya untuk pengujian massal pada Rabu malam (2/9/2020).

Pusat Perlindungan Kesehatan Hong Kong melaporkan delapan kasus baru COVID-19 pada Rabu (2/9/2020), sehingga total kasus yang dikonfirmasi menjadi 4.830 kasus. Semua pasien baru terinfeksi secara lokal, dan empat penularan tidak dapat dilacak.

Meskipun ada kelonggaran, aturan wajib memakai masker di tempat umum dan larangan pertemuan kelompok lebih dari dua orang akan terus berlanjut. Chan meminta publik untuk tetap waspada dan menjaga jarak.

Chan juga meminta warga untuk secara aktif berpartisipasi dalam program pengujian komunitas universal yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk menyaring pasien tanpa gejala dan mengurangi penularan. Pemerintah mengatakan lebih dari 120.000 orang melakukan tes COVID-19 pada Selasa (1/9/2020), di hari pertama program.

COVID-19 telah merenggut 92 orang di Hong Kong, dan sekitar 300 pasien masih dirawat di rumah sakit, dengan 25 orang dalam kondisi kritis.

Penulis : Yohana Intan
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

AS Setujui Penjualan Senjata Canggih Lainnya ke Taiwan

 

logo clock 27-10-2020, 12:24
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

ByteDance Pertimbangkan Daftarkan Aplikasi Video Pendek Douyin di Hong Kong

 

logo clock 27-10-2020, 11:37
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Biro Mengganti Medali Perang Veteran yang Hilang

 

logo clock 27-10-2020, 11:25
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Kedubes China di Sri Lanka Protes Pernyataan Intimidasi Pejabat AS

 

logo clock 27-10-2020, 09:54
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pameran Pariwisata China-ASEAN Expo 2020 Digelar di Guilin 8 Desember

 

logo clock 27-10-2020, 09:51
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral