Film Mulan Peroleh Dukungan Pro Hong Kong, Meski Ada Seruan Boikot Separatis

logo clock 3 Menit logo clock 18-09-2020, 11:27

Film Mulan - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Hong Kong, Bolong.id - Film Disney Mulan mendapat dukungan dari beberapa orang di Hong Kong pada debutnya di kota, Kamis (17/9/20), meskipun terdapat seruan separatis untuk memboikot film tersebut.

Beberapa penduduk Hong Kong tidak terpengaruh oleh kritik terhadap film tersebut, mengatakan bahwa film tersebut telah diberi makna politik yang jahat, dan mereka akan menonton film tersebut untuk menunjukkan dukungan mereka.

Victor Chan, 34, seorang penduduk Hong Kong, mengatakan kepada Global Times pada Kamis (17/9/20) bahwa dia dan keluarganya akan menonton film Mulan karena mereka percaya tidak ada yang salah dengan bintang film Tiongkok yang mengekspresikan patriotisme dan dukungan mereka kepada polisi Hong Kong untuk menjaga ketertiban umum di kota tahun lalu.

Warga lainnya, yang bermarga Huang, mengatakan kisah Mulan menjadi favoritnya sejak kecil, dan citra Mulan yang menyamar menjadi tentara menunjukkan kombinasi semangat maskulin yang kuat dan kelembutan feminin.

Dia berkata, dia senang melihat ceritanya ditayangkan di layar lebar dan ingin sekali menontonnya bersama teman-teman ketika dia punya waktu.

Separatis Hong Kong telah mendesak publik untuk memboikot film tersebut di media sosial sejak aktris Tiongkok Liu Yifei (刘亦菲) menunjukkan dukungan publik kepada polisi Hong Kong tahun lalu di tengah kerusuhan di kota tersebut.

Film Disney yang sangat dinantikan telah mencapai box office tinggi di beberapa wilayah lain, meskipun ada seruan serupa untuk memboikot film tersebut. Di Taiwan, film ini menduduki peringkat pertama dalam daftar "Film Baru" selama minggu pertama.

Penonton film di Hong Kong pada debutnya Kamis (17/9/20) ini tampaknya tidak terlalu tinggi, terlihat dari penjualan tiket bioskop secara online di kota tersebut yang kebanyakan kurang dari setengahnya, dengan harga tiket mulai dari HKD38 (setara USD4,9 atau Rp72ribu). menjadi HKD130 (Rp247,6ribu).

Tetapi pertunjukan sederhana dari film tersebut mungkin tidak mengejutkan bagi industri teater kota yang porak poranda, yang dilanda virus Corona, ketika film-film lain menunjukkan kehadiran yang serupa, ujar pengamat dan penduduk Hong Kong yang dihubungi oleh Global Times. (*)




Penulis : Isna Fauziah
Editor : Edwin Adriaansz

Terkait

Penghijauan Buahkan Hasil Pengentasan Kemiskinan di Shanxi, China Utara

 

logo clock 24-10-2020, 07:20
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

China Serukan Promosi Keterbukaan Pendidikan

 

logo clock 23-10-2020, 16:29
logo clock Baca ini dalam 1 Menit
logo share

Film Dokumenter Perang Korea Tayang di CCTV sampai Jumat

 

logo clock 22-10-2020, 15:10
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Keren... Blazer Merk China Ini Sedang Tren

 

logo clock 22-10-2020, 14:50
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Diterbitkan, Buku tentang Guru dan Mahasiswa Shanghai Terjebak Lockdown di Kampus

 

logo clock 22-10-2020, 14:01
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral