Baca dalam 6 menit

Ini 5 Tips Pilih Makanan Halal di Restoran China

Waktu Publish : 12 Dec 2020, 14:19 WIB
SHARE ARTIKEL

Makanan Halal di China - Image from CNBC

Jakarta, Bolong.id - Tiongkok berkembang sangat pesat. Wisatawan internasional berbondong ke sana. Soal makanan, bagi warga Indonesia yang mayoritas Muslim, bisa jadi masalah. Tapi, ada kunci memilih makanan halal.

Ada banyak bangunan bersejarah Islam yang dirawat dengan baik pemerintah Tiongkok, seperti The Great Mosque of Xian, The Huaisheng Mosque, Puhaddin Mausoleum, Masjid Qingjing, dan lainnya. Masjid Qingjing menjadi salah satu masjid yang dibangun dan diperbaiki oleh muslim dari Arab. Yang mana mencerminkan persahabatan dan pertukaran budaya antara Tiongkok dan negara Arab.

Meskipun hubungan baik antara Tiongkok dengan budaya Islam begitu tampak, dan wisata di Tiongkok dapat digolongkan muslim friendly, namun masalah makanan masih menjadi momok bagi umat Islam di Tiongkok. Pasalnya, Islam bukan agama mayoritas di Tiongkok. Sehingga, urusan makanan cukup menjadi hal yang perlu diperhatikan. Karena, umat Islam tidak hanya mementingkan makanan yang mengandung gizi yang baik, tapi juga mempertimbangkan kehalalannya sesuai ajaran agama.

Ada tips khusus untuk Anda yang akan berlibur ke Tiongkok tanpa khawatir tentang makanan. Dilansir dari HIS Travel, berikut tips mencari makanan halal di Tiongkok:

1. Membawa Gambar Hewan (Babi, Ikan, Ayam, Sapi)

Masih sedikit orang Tiongkok yang mengerti bahasa Inggris secara lisan, termasuk juga pelayan restoran sekalipun. Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk membawa gambar-gambar hewan tersebut. Anda bisa mencetak gambar itu di lembaran kertas kecil ketika masih di Indonesia, atau menyiapkan gambar tersebut di ponsel. Dan bahasa isyarat lebih mudah dimengerti oleh warga Tiongkok.

Anda dapat menunjukkan gambar babi sambil mengatakan “no” atau menggelengkan kepala atau menggoyangkan tangan. Atau Anda juga dapat memberikan tanda silang pada gambar babi, yang berarti Anda tidak mengonsumsi babi. Sementara gambar ikan, ayam, dan sapi, untuk bertanya apakah kamu bisa mendapatkan makanan ini di menu.

2. Temukan Logo Halal

Supaya yakin yang Anda makan adalah makanan halal, Anda dapat menemukan logo halal di tempat makan atau restoran. Restoran atau tempat makan halal biasanya dimiliki oleh penduduk muslim Tiongkok, atau pendatang muslim dari Turki maupun India.

Restoran berlogo halal ini rata – rata menyediakan ayam, sapi, serta ikan di dalam menunya. Namun, jika tidak menemukan logo halal, Anda dapat mencari makanan yang halal. Misalnya Anda dapat mencari tempat makan yang hanya menjual sate kambing, atau hanya menjual ayam. Jika menemukan outlet kebab, belilah makanan di sana. Karena biasanya penjual kebab adalah para imigran muslim.

Selain makanan saji yang halal, Anda juga dapat mencari logo halal di kemasan. Misalnya mie instan, sosis, makanan kaleng, atau bahan makanan lainnya.

3. Belajar Membaca Komposisi Makanan dalam Bahasa Tiongkok

Selain produk yang berlogo halal, Anda juga harus dapat membaca komposisi makanan dalam Bahasa Tiongkok. Karena, produk yang berlogo halal masih jarang di Tiongkok. Oleh karena itu, Anda harus mengerti huruf – huruf dalam Bahasa Tiongkok terutama huruf yang berarti babi, alkohol, minyak babi, yang mana biasanya terkandung dalam makanan.

Anda dapat mencari tulisannya di Google Translate, kemudian mencari kata – kata tersebut.

4. Membaca Review Makanan untuk Oleh – oleh

Sama halnya dengan mencari logo tulisan di Tiongkok. Mencari makanan untuk oleh – oleh pun cukup sulit, karena makanan kemasan tidak banyak yang berlogo halal.

Banyak makanan kering yang dapat dijadikan oleh – oleh, seperti kue kering, wafer, biskuit, kue beras, dan kacang. Anda dapat memilih makanan mana yang sekiranya disukai oleh orang – orang yang akan Anda beri.

Anda dapat mencarinya dengan cara pada poin sebelumnya. Cara lainnya, Anda juga dapat browsing terlebih dahulu. Lebih baik, browsing ketika masih di Indonesia, karena akses internet sangat dibatasi di Tiongkok. Kecuali Anda menggunakan jaringan wifi sendiri dan menggunakan VPN.

Jika Anda ragu dengan kandungan kue atau makanan kering lainnya, langkah terbaik adalah belilah oleh-oleh berupa kacang-kacangan atau buah-buahan. Karena biasanya mereka hanya diawetkan tanpa menggunakan alkohol atau kandungan haram lainnya.

5. Makan Mie Instan dari Indonesia

Jika masih ragu atau tak kunjung menemukan makanan halal, Anda dapat mencari mie instan merk terkenal asal Indonesia. Mie instan Indonesia sudah sangat mendunia, yang tentunya sudah dapat dipastikan halal.

Namun, mie instan ini mungkin rasanya sedikit berbeda dengan yang ada di Indonesia. Misalnya, Anda pergi ke supermarket dan menemukan mie instan merk terkenal ini, namun rasanya tidak seperti yang ada di Indonesia. Karena memang ada beberapa rasa yang hanya dikhususkan untuk dieskpor ke suatu negara. Misalnya mie instan rasa tom yum untuk Tiongkok dan Thailand, serta mie instan rasa sup tomat khusus untuk Italia. (*)

Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong