Lama Baca 3 Menit

Mei 2020: Ekspor Meningkat, Neraca Perdagangan Tiongkok Kembali Surplus

09 June 2020, 14:44 WIB

Mei 2020: Ekspor Meningkat, Neraca Perdagangan Tiongkok Kembali Surplus-Image-1

Kapal di terminal perdagangan luar negeri pelabuhan Qingdao - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id – Pada periode Mei 2020, neraca perdagangan Tiongkok mengalami surplus sebesar 442,75 miliar yuan atau sekitar Rp867,3 triliun. Melansir dari laman portal chinadaily.com, pertumbuhan positif ini ditopang dari nilai ekspor Tiongkok yang mengalami kenaikan menjadi 1,46 triliun yuan atau sekitar Rp2.860 triliun, naik 1,4% dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama. Sementara, nilai impor turun 12,7% menjadi 1,01 triliun yuan atau sekitar Rp1.978 triliun. Hasil ini berdasarkan data resmi yang dikeluarkan dari General Administration of Customs (GAC), sebuah badan setingkat kementerian yang menangani pajak dan bea cukai di Tiongkok, pada hari Minggu (7/6/2020).

Selama periode Januari-Mei 2020, perdagangan barang luar negeri Tiongkok turun 4,9% menjadi 11,54 triliun yuan atau setara dengan Rp22,6 ribu triliun. Sementara volume perdagangan luar negeri perusahaan swasta meningkat 1,8% menjadi 5,11 triliun yuan atau setara dengan Rp10 ribu triliun, terhitung 44,3% dari total volume perdagangan luar negeri Tiongkok yang meningkat 2,9% dari periode yang sama tahun lalu.

Data GAC juga menunjukkan bahwa dalam lima bulan pertama tahun ini, ASEAN  tetap sebagai mitra dagang terbesar Tiongkok dengan perdagangan naik 4,2% (YoY) menjadi 1,7 triliun yuan atau setara dengan Rp3.330 triliun. Jumlah ini berkontribusi sebesar 14,7 % dari total perdagangan luar negeri Tiongkok. Sedangkan, perdagangan dengan Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), dan Jepang menurun selama periode tersebut.

Perdagangan luar negeri Tiongkok dengan Indonesia mulai berjalan normal seiring membaiknya kondisi perekonomian Tiongkok pasca pandemi. Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS) mencatat,impor Indonesia dari Tiongkok meningkat US$762,3 juta dolar  atau Rp10,5 triliun selama periode April 2020. Tiongkok masih menjadi negara asal impor terbesar bagi Indonesia yang mencapai 27,81% dengan nilai US$12,66 miliar dolar atau Rp175 triliun selama Januari-April 2020. Sementara ekspor Indonesia ke Tiongkok juga mengalami peningkatan tertinggi dibanding negara lain dengan nilai US$227,6 juta dolar AS atau Rp3,1 triliun. Selama periode yang sama, tercatat ekspor Indonesia ke Tiongkok mencapai US$8,18 miliar dolar atau Rp113,4 triliun.*