Baca dalam 3 menit

Mongolia Dalam Selamatkan Arsip Sejarah Invasi Jepang Ke Tiongkok

Waktu Publish : 08 Jul 2020, 20:09 WIB
SHARE ARTIKEL

Arsip Sejarah Masa Invasi Jepang ke Tiongkok - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id – Belum lama ini, Biro Arsip Daerah Otonomi Mongolia Dalam (内蒙古自治区档案局) akhirnya menyelesaikan kompilasi arsip bersejarah invasi Jepang ke Tiongkok, setelah empat tahun penyelamatan dan penyatuan, dan membuat database katalog.

Staf Arsip Daerah Otonomi Mongolia Dalam telah mengumpulkan 16 bahan kompilasi internal termasuk file sejarah, material sejarah, dan kutipan segel selama periode Wayang Boneka Jepang, dan menjelaskan serta mengumpulkan 82.000 katalog, sebagai proyek perlindungan dan pengembangan arsip utama. 

Proyek ini juga telah melewati penerimaan dari Biro Arsip Nasional (国家档案局).

Dilansir dari Xinhuanet, sebagian besar arsip sejarah tersebut adalah arsip yang gagal dihancurkan pada saat penjajah Jepang menarik diri (1932-1945), terutama arsip yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Xing'an, Provinsi Wayang Manchuria, dan Pemerintahan Otonomi Mongolia. 

Arsip-arsip tersebut terdiri dari 6 kategori, termasuk dokumen intelijen dan dokumen manajemen internal. Karena usia, arsip-arsip tersebut sebagian besar dalam kondisi yang rusak, di antaranya adalah bagian kehancuran beberapa file yang ditemukan di benteng militer Jepang tahun itu, dan tulisan tangan dari beberapa file yang ditulis sulit untuk diidentifikasi.

Zhang Shuai (张帅), wakil direktur Biro Arsip Daerah Otonomi Mongolia Dalam (内蒙古自治区档案局) mengatakan, setelah terjemahan dan kompilasi arsip bersejarah tersebut, hal itu akan menjadi dasar utama untuk mempelajari politik, ekonomi, dan masyarakat dari invasi Jepang ke Tiongkok, dan memiliki nilai historis yang tak terbantahkan untuk mengungkap tindakan brutal penjajah Jepang. (*)

Terkait

culture

Mongolia Dalam Selamatkan Arsip Sejarah Invasi Jepang Ke Tio...

  • Dwi
  • 08 Jul 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong