Baca dalam 3 menit

WHO: Ternyata Virus Corona di Beijing Itu Mirip dengan yang Ditemukan di Eropa

Waktu Publish : 20 Jun 2020, 15:49 WIB
SHARE ARTIKEL


Michael Ryan - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Virus corona yang ditemukan di ibu kota Tiongkok, Beijing, ternyata terkait erat dengan virus SARS-CoV-2 yang ditemukan di Eropa, berarti diduga sebagai kasus impor. Hal tersebut disampaikan oleh seorang pejabat dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization; WHO), pada hari Jumat (19/6/20) kemarin. Fakta ini diungkapkan setelah Beijing memberikan data mengenai gen asal-usul virus COVID-19, dari kelompok kasus terinfeksi di pasar Xinfadi, pada hari Kamis (18/6/20) lalu.

Sehubungan dengan wabah COVID-19 yang kembali merebak di Tiongkok, seorang pakar senior WHO, sekaligus direktur eksekutif Program Keadaan Darurat Kesehatan WHO, Michael Ryan, memuji Beijing atas upaya mereka dalam mengendalikan penyebaran virus tersebut. Ia juga menggarisbawahi pentingnya pendeteksian secara cepat, serta melakukan investigasi mendalam.

Dalam konferensi pers di Jenewa pada Jumat (19/6/20) kemarin itu, Ryan mencatat, sulit untuk membedakan apakah kenaikan kasus COVID-19 di banyak negara ini disebabkan karena peningkatan hasil test atau karena hasil dari penyebaran lebih lanjut. "Kita tidak bisa hanya melihat angka pasien yang dirawat maupun pasien yang meninggal saja, tapi kita juga harus memiliki kemampuan untuk menggunakan data, menginvestigasi, menguji, dan menindaklanjuti masalah dengan cepat, tanggap dan adaptif", tambahnya.

Terkait

health

WHO dan Tiongkok Siap Kerjasama Telusuri Asal COVID-19

  • Yohana Intan
  • 10 Jul 2020

news

Kepala WHO: "Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati"

  • Yohana Intan
  • 22 Jun 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong