Baca dalam 3 menit

Indonesia Catat Kenaikan Kasus COVID-19 Terbesar

Waktu Publish : 07 Jan 2021, 17:08 WIB
SHARE ARTIKEL

Indonesia Catat Kenaikan Kasus COVID-19 Terbesar - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Indonesia mencatat kenaikan harian terbesar dalam infeksi COVID-19 pada Rabu (6/1/2021) dengan 8.854 kasus baru, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi menjadi 788.402 pasien, menurut data dari satuan tugas COVID-19.

Saat ini, Indonesia tengah memerangi wabah virus corona terparah di Asia Tenggara, negara ini juga melaporkan 187 kematian baru, sehingga jumlah total kematian menjadi 23.296 jiwa, dilansir dari channelnewsasia.com, Kamis (7/1/2021).

Sebelumnya pada hari Rabu (6/1/2021), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia akan memberlakukan peningkatan pembatasan COVID-19 di Jawa-Bali selama dua minggu yang dimulai pada 11 Januari dalam upaya mendukung rumah sakit dan mengurangi tingkat kematian akibat pandemi. Airlangga mengatakan beberapa langkah tersebut antara lain perubahan jam buka mal dan keterbatasan kapasitas di restoran dan tempat ibadah.

Sementara itu, pada hari Selasa (5/1/2021), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan negara ini akan memulai program vaksinasi massal COVID-19 secara nasional pada 13 Januari 2021. Program ini akan diluncurkan di Jakarta dengan Presiden Joko Widodo sebagai penerima vaksin pertama, sedangkan vaksinasi di daerah lain akan dimulai dua hari setelahnya.

Pemerintah sebelumnya mengatakan 1,3 juta pekerja garis depan akan menjadi gelombang pertama yang menerima vaksin yang dibuat oleh Sinovac Biotech Tiongkok. Diketahui bahwa Indonesia telah menerima 3 juta dosis vaksin Sinovac yang diberi nama CoronaVac tersebut.

Setelah petugas kesehatan divaksinasi, gubernur daerah yang kemudian mendapat giliran untuk disuntik vaksin "demi membangkitkan kepercayaan masyarakat", kata Budi.

Budi juga mengatakan bahwa Indonesia harus memvaksinasi 181,5 juta orang, atau sekitar 67 persen dari populasi untuk mencapai kekebalan komunitas. Di sisi lain, vaksin akan diberikan secara gratis di seluruh negeri dengan peluncuran diperkirakan memakan waktu 15 bulan.

Produsen obat milik negara Indonesia, Bio Farma, telah mengirimkan lebih dari 760.000 dosis vaksin Sinovac ke 34 provinsi di Indonesia pada hari Selasa (5/1/2021). Indonesia juga telah mendapatkan kesepakatan terhadap lebih dari 329 juta dosis vaksin COVID-19, selain dengan perusahaan Tiongkok, juga dengan Pfizer dan mitranya BioNTech, serta AstraZeneca. (*)

Terkait

news

Indonesia Kecolongan Masuk Mutasi Covid-19 dari Luar Negeri

  • Lupita
  • 06 May 2021

news

Indonesia Terima 982.400 Vaksin Sinopharm

  • Lupita
  • 05 May 2021

news

Diduga Cemburu, Suami Tusuk Istri di Bandung

  • Djono W. Oesman
  • 05 May 2021

news

Klaster Salat Tarawih, 22 Warga Bantul Positif COVID-19

  • Lupita
  • 04 May 2021

news

Pasar Tanah Abang Banyak Kerumunan, Begini Tanggapan Anies

  • Lupita
  • 04 May 2021

news

Gempa Berkekuatan 5,7 SR di Mentawai, Warga Mengungsi di Ger...

  • Lupita
  • 03 May 2021
Banner Kanan
Logo follow bolong