Baca dalam 2 menit

Banjir Tiongkok, Lebih dari 54,8 Juta Orang Terdampak

Waktu Publish : 30 Jul 2020, 11:50 WIB
SHARE ARTIKEL

Banjir Tiongkok: Lebih dari 54,8 Juta Orang Terkena Dampak - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Banjir yang dipicu hujan deras di Tiongkok hingga hari Selasa (28/7/2020) dilaporkan membuat sekitar 54,8 juta orang di 27 wilayah tingkat provinsi di Tiongkok terkena dampaknya. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok (应急管理部).

Banjir di banyak daerah Tiongkok, termasuk provinsi Jiangxi, Anhui dan Hubei, telah menyebabkan 158 orang tewas atau hilang, dan memaksa relokasi darurat terhadap sekitar 3,76 juta orang. Sementara itu, sekitar 368 ribu rumah rusak dan kerugian ekonomi langsung diperkirakan mencapai 144,43 miliar yuan (sekitar Rp302,08 triliun).

Sejak bulan Juni 2020, hujan deras terus-menerus menyerang sebagian besar wilayah Tiongkok selatan, menyebabkan permukaan air di banyak sungai di daerah yang terkena dampak telah melampaui tingkat peringatan keamanan yang berujung pada banjir. (*)

Sebuah Paviliun di Wuhan, Provinsi Hubei yang Terendam Akibat Meluapnya Sungai Yangtze - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Peserta Ujian Masuk Perguruan Tinggi di Anhui yang Harus Menaiki Perahu untuk Dapat Mengikuti Ujian - Image from : gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Terkait

news

Slogan 'Boikot China' Lagi Tren di India, Apa Benar Segampan...

  • Della Shafira Putri
  • 25 Oct 2020

news

Perusahaan Tiongkok di India Didiskriminasi

  • Della Shafira Putri
  • 18 Aug 2020

technology

Terbuka Kemungkinan Sinergi Huawei - Qualcomm

  • Della Shafira Putri
  • 01 Aug 2020

news

Xi'an akan Buka Rute Kereta Barang Tiongkok-Eropa

  • Isna Fauziah
  • 01 Aug 2020

business

Tiongkok Buka “Jalan Baru” Guna Stabilkan Perdagangan Lu...

  • Della Shafira Putri
  • 31 Jul 2020

news

Tiongkok Uraikan Rencana Ekonomi dan Pembangunan Paruh Kedua...

  • Yohana Intan
  • 31 Jul 2020
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong