Lama Baca 2 Menit

China Bantah Tuduhan Sterilisasi Paksa Wanita Uighur

22 September 2020, 14:27 WIB

China Bantah Tuduhan Sterilisasi Paksa Wanita Uighur-Image-1

Cina Bantah Tuduhan Sterilisasi Paksa Wanita Uighur - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Pemerintah Tiongkok membantah tuduhan melakukan sterilisasi paksa  terhadap wanita suku Uighur. Itu menanggapi artikel CNN pada Juli lalu. yang menuduh Tiongkok melakukan hal tersebut. Demikian dilansir dari CNN, Selasa (22/9/2020).

Artikel tersebut ditulis berdasarkan laporan dari Adrian Zenz, tokoh di Victims of Communism Memorial Foundation. 

Adrian terkenal karena penelitiannya di Xinjiang dengan mengutip dokumen resmi Tiongkok. Dalam artikel tersebut, dituliskan bahwa beberapa wanita Uighur dipaksa pemerintah setempat untuk menggunakan alat kontrasepsi dan menjalani sterilisasi sebagai bagian dari upaya untuk menekan kelahiran masyarakat minoritas tersebut di Xinjiang.

Meskipun membantah adanya genosida, pemerintah Xinjiang mengakui tingkat kelahiran di daerah tersebut memang mengalami penurunan. Penurunan yang terjadi hampir sepertiganya pada tahun 2018 jika dibandingkan dengan tahun 2017 sebelumnya.

Selain itu, dalam bantahan dari pemerintah Tiongkok tersebut dituliskan bahwa laporan Zenz tidak sesuai dengan kondisi nyata di Xinjiang saat ini.