Baca dalam 3 menit

Wang Yi: Bukan Kami yang Awali Tingkatkan Sengketa Perbatasan India-Tiongkok

Waktu Publish : 02 Sep 2020, 11:54 WIB
SHARE ARTIKEL

Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Paris, Bolong.id - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi (王毅) menekankan bahwa Tiongkok selalu berkomitmen menjaga stabilitas di sepanjang perbatasan Tiongkok-India dan tidak akan menjadi yang pertama memperumit atau memperburuk situasi di sana.

Selama kunjungannya ke Prancis pada hari Minggu (30/8/2020), Wang menyampaikan pidato di Institut Hubungan Internasional Prancis dan menjawab pertanyaan tentang hubungan Tiongkok-India. Ia mengatakan Tiongkok siap untuk mengelola semua jenis masalah melalui dialog dengan India, dilansir dari laman Global Times, Rabu (2/9/2020).

"Tiongkok menjalankan kebijakan bertetangga dan persahabatan yang baik. Kami berharap untuk hidup dalam stabilitas jangka panjang dan persahabatan dengan semua tetangga kami," kata Wang, mencatat bahwa Tiongkok memiliki lebih banyak tetangga daripada negara lain di dunia.

Ia juga mengatakan bahwa Tiongkok siap bekerja dengan negara-negara tetangganya untuk menyelesaikan masalah yang tersisa melalui konsultasi persahabatan dalam semangat membangun persahabatan dan kemitraan.

Terkait sengketa perbatasan Tiongkok-India baru-baru ini, Wang mengatakan bahwa Tiongkok selalu berkomitmen untuk menjaga stabilitas di sepanjang perbatasan dengan India dan tidak akan menjadi yang pertama memperumit atau memperburuk situasi.

Perbatasan antara Tiongkok dan India belum jelas, sehingga menimbulkan masalah sengketa wilayah. Wang mengungkapkan jika Tiongkok akan dengan tegas menjaga kedaulatan dan integritas teritorialnya, dan "kami siap untuk mengelola semua jenis masalah melalui dialog dengan pihak India," tambahnya.

Sementara itu, Komando Teater Barat Tiongkok mengatakan bahwa pasukan India sekali lagi melintasi Garis Kontrol Aktual (Line of Actual Control; LAC) di dekat tepi selatan Danau Pangong dan jalur gunung Reqin secara ilegal pada hari Senin (31/8/2020). Ini disebut Tiongkok sebagai sebuah langkah provokatif secara terang-terangan yang melanggar kedaulatan teritorial Tiongkok, dan merusak perdamaian dan stabilitas di wilayah perbatasan Tiongkok-India.

Di sisi lain, Wang Yi juga menjelaskan bahwa Tiongkok bersedia memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan dengan India untuk membantu mempercepat perkembangan kedua negara. "Jika Tiongkok dan India dapat berkembang, 2,7 miliar orang di kedua negara akan bersama-sama menuju modernisasi yang akan menjadi pemandangan spektakuler yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kemajuan umat manusia. Saya berharap India dapat melihat dan menangani masalah dari perspektif ini," ungkap Wang.

Terkait

news

Hong Kong Larang Penerbangan dari Inggris, Cegah COVID-19

  • Lupita
  • 29 Jun 2021

news

Tegang, India Tempatkan 50.000 Pasukan di Perbatasan China

  • Lupita
  • 28 Jun 2021

news

Kasus COVID-19 di India Tembus 30 Juta

  • Esy Gracia
  • 25 Jun 2021

news

Ngeri... COVID-19 di India 30 Juta Kasus, 390 Ribu Meninggal

  • Lupita
  • 23 Jun 2021

news

Virus Corona Terbaru Lambda, Menyebar ke 29 Negara

  • Djono W. Oesman
  • 21 Jun 2021

news

Beberapa Vaksin Masih Ampuh Terhadap Virus Baru Asal India

  • Visco Joostensz
  • 12 Jun 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong