AS Batasi Huawei, Samsung Electronics Bakal Untung Terus?

logo clock 3 Menit logo clock 10-10-2020, 13:23

AS Batasi Huawei, Samsung Electronics Bakal Untung Terus? - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Seoul, Bolong.id - Samsung Electronics Co Ltd mengatakan laba kuartal ketiganya kemungkinan melonjak 58% ke level tertinggi dalam dua tahun, mengalahkan perkiraan analis seiring dengan pembatasan Amerika Serikat (AS) pada perusahaan teknologi asal Tiongkok, Huawei, meningkatkan penjualan ponsel dan chip raksasa teknologi Korea Selatan itu.

Tindakan AS terhadap Huawei Technologies Co Ltd telah mengurangi permintaan untuk ponselnya di luar Tiongkok, memberi Samsung keuntungan, kata analis. Perusahaan Tiongkok itu juga bergegas memesan lebih banyak chip dari Samsung setelah Washington menghentikan aksesnya ke chip yang tersedia secara komersial mulai pertengahan September 2020, dilansir dari Reuters, Sabtu (10/10/2020).

Samsung diperkirakan akan membukukan keuntungan smartphone terbesarnya setidaknya dalam empat tahun, kata para analis, karena memperoleh pangsa pasar dari saingan Tiongkok dan pandemi COVID-19 membantu memangkas biaya pemasaran.

Washington menuduh Huawei sebagai alat spionase Tiongkok dan telah memperketat pembatasan pada perusahaan tersebut, mengganggu permintaan ponsel Huawei di Eropa dan negara-negara lain, serta berakibat pada peningkatan penjualan Samsung pada saat pasar di luar Tiongkok pulih dari pandemi COVID-19, kata para analis.

“Banyak konsumen enggan membeli ponsel Huawei karena mereka mengira Huawei dapat menghentikan penjualan dan layanan ponsel karena pembatasan AS,” kata Tom Kang, seorang analis di Counterpoint, menambahkan bahwa Samsung telah meningkatkan penjualan ponsel kelas menengah dan bawah.

Lonjakan sentimen anti-Tiongkok di India setelah bentrokan perbatasan pada bulan Juni juga dipandang memberikan dorongan bagi Samsung yang bersaing dengan Xiaomi dan saingan asal Tiongkok lainnya.

Bisnis peralatan rumah tangga Samsung juga terbebas dari pandemi yang mendorong konsumen untuk membelanjakan lebih banyak uang untuk berbagai peralatan seperti pembersih udara. 

Sementara itu, saham Samsung telah naik sekitar 7% sepanjang tahun 2020 ini dan berakhir turun 0,3% pada hari Kamis (8/10/2020) di pasar keseluruhan. Analis meragukan apakah laba kuartal keempat Samsung bisa mengalahkan yang ketiga, karena harga chip memori terlihat mencapai titik terendah dan model Apple iPhone baru diharapkan ada di pasar. (*)

Penulis : Aisyah Hidayatullah
Editor : Nurul Diah

Terkait

7 Fakta Jack Ma yang Jarang Orang Tau

 

logo clock 25-10-2020, 15:16
logo clock Baca ini dalam 5 Menit
logo share

Yuan VS Renminbi: Apa Bedanya?

 

logo clock 25-10-2020, 15:06
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Dibawah Tekanan, Pendapatan Huawei Naik 9,9%

 

logo clock 24-10-2020, 13:07
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

CIIE ke-3 Munculkan Peluang Bagi Perusahaan Produk Pertanian dan Makanan Global

 

logo clock 24-10-2020, 10:33
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

China dan Ukraina Luncurkan Rute Baru Kereta Barang

 

logo clock 24-10-2020, 07:12
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral