Baca dalam 3 menit

Vaksin Covid-19 Sinovac Sudah Lulus Uji Klinis Fase 3

Waktu Publish : 28 Oct 2020, 17:35 WIB
SHARE ARTIKEL

Vaksin Covid-19 Sinovac Sudah Lulus Uji Klinis Fase 3 - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Vaksin COVID-19 yang tengah menjalani uji klinis fase 3 di Bandung sudah berkali-kali dicek aspek keamanannya dan dinyatakan lulus uji klinis fase 3. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Tim Peneliti Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Kusnandi Rusmil.

"Lulus uji klinis fase tiga. Vaksin ini bisa dipakai, dilanjutkan dengan post marketing surveillance. Jadi vaksin yang boleh digunakan sudah berkali-kali di cek keamanannya," pungkas Kusnandi Rusmil, dilansir dari laman Antara, Rabu (28/10/2020).

Kusnadi juga menyampaikan bahwa uji klinis vaksin yang dilakukan harus melalui beberapa tahapan, seperti praklinik dan uji klinik. Dalam preklinik calon vaksin COVID-19 ini telah diuji secara fisika dan kimia pada tumbuh-tumbuhan dengan sangat ketat. Kemudian dilanjutkan uji klinis pada tikus dan monyet melalui pemberian vaksin dengan berbagai cara dan dosis

"Bila aman maka dilanjutkan pada manusia. Pada manusia ada empat tahap untuk melihat keamanan, imunogenisitas dan efikasinya," ujar Kusnandi.

Di sisi lain, Manajer Integrasi Proyek Riset dan Pengembangan Bio Farma Neni Nurainy juga menyampaikan akan terus melakukan pemantauan terhadap efek samping atau kejadian ikutan pasca pemberian vaksin COVID-19. Ia menjelaskan bahwa tidak ada satu obat pun yang sempurna, pasti ada menimbulkan efek samping tertentu, sehingga pemantauan perlu untuk dilakukan.

Perihal kejadian ikutan setelah dilakukan vaksinasi, para relawan telah diminta untuk mengisi formulir tertentu yang akan dikumpulkan dan dianalisis. Pemantauan akan dilakukan 48 jam setelah vaksinasi, akan dilihat reaksi lokal dan sistemnya. Pemantauan ini akan terus berlanjut hingga 6 bulan, terang Neni.

Terkait vaksin COVID-19 Sinovac yang berasal dari Tiongkok, berdasarkan penelitian terhadap fase 1, fase 2 dan beberapa laporan dari fase 3, didapati bahwa gejala umum yang muncul adalah rasa sakit di tempat injeksi dan ada juga yang merasakan gejala demam dan pusing namun jumlahnya sangat sedikit. (*)

Terkait

technology

Cerita Zhu Aobing, Relawan Uji Coba Vaksin COVID-19

  • Edwin Adriaansz
  • 23 Mar 2020

health

Komite Pengarahan Pusat Mempercepat Vaksin COVID-19, Teknolo...

  • Olivia Dian
  • 02 Apr 2020

technology

Empat Relawan Uji Klinis Fase I Vaksin COVID 19 Telah Pulang...

  • Nabila Caya
  • 02 Apr 2020

health

Dapatkah COVID 19 Dicegah Tanpa Vaksin?

  • Nabila Caya
  • 03 Apr 2020

health

Akankah Semua Orang Mendapatkan Vaksin COVID-19? Begini Jawa...

  • Olivia Dian
  • 06 Apr 2020

news

Vaksin COVID-19 Mulai Digunakan Pada Bulan April 2020!

  • Aisyah Hidayatullah
  • 09 Apr 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong