Baca dalam 3 menit

Rumah Tradisional China “Siheyuan” yang Unik Banget!

SHARE ARTIKEL

Rumah Tradisional China “Siheyuan” yang Unik Banget! - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Jakarta, Bolong.id - Siheyuan (四合院 sìhéyuàn) mengacu pada bangunan yang memiliki halaman yang dikelilingi oleh ruangan di keempat sisinya. Rumah tradisional ini memiliki sejarah lebih dari 2.000 tahun, berasal dari Dinasti Zhou Barat (1045–770 SM). Siheyuan ini juga menunjukkan karakteristik arsitektur Tiongkok yang luar biasa.  Jenis bangunan rumah segi empat ini secara historis telah menjadi template bagi sebagian besar arsitektur Tiongkok. Saat ini, Siheyuan yang paling dilestarikan dan dijaga ada di Beijing. 

Di dalam Siheyuan, pelataran sebagai inti bangunannya, dikelilingi oleh empat rumah-rumah utama yang sebagian besar menghadap ke selatan. Pembangunan Siheyuan menjelaskan ciri-ciri khas orang Tiongkok dan sistem hierarki yang ketat di zaman Tiongkok kuno yang menekankan dan menerapkan Fengshui.

Arsitektur Siheyuan yang Besar - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Seluruh struktur Siheyuan simetris dan tertutup keempat sisinya dengan privasi dan kerahasiaan dan satu gerbang ke arah luar yang sangat cocok untuk ditinggali keluarga dan dapat terlindung dari gangguan eksterior. Poin ini juga mewakili karakter khas orang Tiongkok yang cenderung bersikap tenang. 

Tata letak Siheyuan mewakili moralitas tradisional Tiongkok dan etika Konfusianisme. Rumah utama di utara diberikan untuk anggota keluarga tertua, yaitu kepala keluarga, biasanya kakek-nenek. Jika rumah utama memiliki cukup ruangan, ruang tengah akan berfungsi sebagai tempat pemujaan leluhur. Jika kepala rumah tangga mempunyai selir, maka istri akan menempati kamar di ujung timur rumah utama, sedangkan selir tinggal di kamar di ujung barat rumah utama. 

Anak laki-laki tertua dari keluarga dan istrinya akan tinggal di rumah sisi timur, sedangkan anak bungsu dan istrinya akan tinggal di rumah sisi barat. Jika seorang cucu sudah dewasa, dia akan tinggal di seberang rumah di selatan. Anak perempuan yang belum menikah akan selalu tinggal di bagian belakang rumah utama. Oleh karena itu, penataan tempat tinggal ini didasarkan pada aturan sistem hierarki yang bertujuan untuk menjaga ketertiban status anggota keluarga.

Siheyuan - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Ketika pemakaman diadakan di sebuah Siheyuan, lokasi peti mati tergantung pada status almarhum, tetapi semua peti diletakkan ke arah yang sama, kepala almarhum mengarah ke selatan sedangkan kaki mengarah ke utara. Jika yang meninggal adalah kepala rumah tangga atau istrinya, maka peti jenazah ditempatkan pada garis tengah rumah induk. Jika almarhum adalah selir kepala rumah tangga, peti jenazahnya akan tetap berada di rumah utama, tetapi tidak bisa di tengah. Jika yang meninggal adalah laki-laki yang lebih muda, maka peti jenazahnya ditempatkan di garis tengah halaman. Jika yang meninggal adalah perempuan yang lebih muda, peti jenazahnya ditempatkan di halaman tetapi tidak boleh di garis tengah.

Di tengah Siheyuan, halaman ditanami pepohonan dan bunga dengan dua jalan setapak berbatu menuju ke rumah di setiap sisinya. Biasanya, kolam ikan mas dan meja marmer dipasang di halaman.

Gerbang masuk Siheyuan, biasanya bercat merah terang dan dengan pengetuk pintu tembaga di atasnya, biasanya berada di sudut tenggara. Sepasang patung batu singa juga sering ditempatkan di luar gerbang. Beberapa Siheyuan besar juga akan memiliki dua atau lebih lapisan halaman dan bahkan taman pribadi yang menyertainya, begitulah tanda kekayaan dan status di zaman kuno.

Gerbang Siheyuan - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Terkait

culture

Rumah Tradisional China “Siheyuan” yang Unik Banget!

  • Aisyah Hidayatullah
  • 09 Nov 2020
Logo follow bolong