Lama Baca 4 Menit

Tingkatkan Nasionalisme, Radio Hong Kong Putar Lagu Kebangsaan Tiap Pagi

08 November 2020, 12:41 WIB

Tingkatkan Nasionalisme, Radio Hong Kong Putar Lagu Kebangsaan Tiap Pagi-Image-1

Radio Hong Kong Putar Lagu Kebangsaan Tiap Pagi - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Hong Kong, Bolong.id - Radio Televisi Hong Kong (RTHK) berencana untuk menyiarkan lagu kebangsaan Tiongkok di saluran radionya setiap hari pada pukul 8:00 pagi waktu setempat mulai 16 November 2020.

“Rencana tersebut dibuat berdasarkan Piagam RTHK yang mengatakan bahwa radio publik ini (melakukan hal tersebut) untuk memenuhi tujuan mempromosikan pemahaman tentang konsep 'Satu Negara, Dua Sistem' dan implementasinya di Hong Kong, serta menumbuhkan rasa kewarganegaraan dan identitas nasional di antara penduduk Hong Kong,” terang Amen Ng Man-yee, kepala komunikasi dan standar perusahaan di RTHK kepada media lokal, dilansir dari Global Times, Minggu (8/11/2020). Siaran itu "dibutuhkan", kata Ng, seraya menambahkan bahwa saluran TV RTHK telah memutar lagu kebangsaan setiap hari menjelang program berita.

Rencana penyiaran tersebut menarik perhatian yang luas di Hong Kong pada hari Sabtu (7/11/2020). Beberapa penduduk lokal mengatakan mereka mendukung program ini karena dapat membantu meningkatkan rasa kebangsaan terutama di kalangan anak muda.

“Sangat normal bagi seseorang untuk mendengarkan dan menyanyikan lagu kebangsaan negaranya,” kata seorang penduduk bermarga Cheung yang bekerja di distrik Kota Kwun Tong. "Saya merasa tersentuh dan bangga ketika mendengar lagu kebangsaan kami terutama di beberapa acara internasional besar, seperti Olimpiade," tambahnya.

“Hal yang baik bahwa stasiun radio dan TV publik Hong Kong menyiarkan lagu kebangsaan yang membantu menutupi kekurangan kota dalam konstruksi sosial dan pendidikan,” komentar Li Xiaobing, seorang ahli studi Hong Kong, Makau, dan Taiwan di Universitas Nankai di Tianjin.

“Setelah lama diresapi dengan budaya kolonial yang ketinggalan zaman, masyarakat Hong Kong kurang memahami dan mengidentifikasi dengan negara yang sampai pada batas tertentu memperburuk konflik dan perpecahan antara masyarakat yang berbeda,” kata Li.

Beberapa bulan sebelumnya, anggota parlemen di Hong Kong mengesahkan Ordonansi Lagu Kebangsaan dengan 41 suara mendukung RUU tersebut dan satu menentang setelah tiga pembacaan. Peraturan yang berisi klausul tentang mendorong promosi lagu kebangsaan dalam program penyiaran dan televisi itu mulai berlaku di Hong Kong pada 12 Juni 2020.

Lagu kebangsaan adalah simbol dan tanda suatu negara, kata Li, seraya menerangkan bahwa promosi lagu kebangsaan Tiongkok adalah langkah yang “lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali” untuk membantu penduduk lokal membangun pemahaman yang lebih dalam tentang Tiongkok, termasuk sejarah dan pertumbuhannya saat ini yang akan berkontribusi pada stabilitas sosial dan pembangunan yang teratur di Hong Kong. (*)