
Foto yang diabadikan pada 12 Januari 2026 ini menunjukkan para siswa di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari "Garis Kuning", di Kamp Pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
GAZA, 13 Januari (Xinhua) -- Di tengah kondisi yang serba terbatas, Anak-anak di Kamp Pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, tetap menunjukkan semangat belajar mereka. Anak-anak di sana belajar di dalam tenda-tenda yang dijadikan ruang kelas di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari "Garis Kuning" yang saat ini dianggap sebagai batas baru di dalam Gaza.
"Garis Kuning" menandai zona tempat pasukan Israel belum melakukan penarikan di wilayah Palestina, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober.

Para siswa belajar di dalam sebuah tenda yang dijadikan ruang kelas di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari "Garis Kuning", di Kamp Pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 12 Januari 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Foto yang diabadikan pada 12 Januari 2026 ini menunjukkan para siswa di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari "Garis Kuning", di Kamp Pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Foto yang diabadikan pada 12 Januari 2026 ini menunjukkan para siswa di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari "Garis Kuning", di Kamp Pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Para siswa belajar di dalam sebuah tenda yang dijadikan ruang kelas di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari "Garis Kuning", di Kamp Pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 12 Januari 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Advertisement
