Baca dalam 2 menit

CEO Baidu, Li Yanhong: Artificial Intelligence itu Sangat Menjanjikan!

Waktu Publish : 09 Jul 2020, 14:40 WIB
SHARE ARTIKEL

Li Yanhong (李彦宏), CEO Baidu(百度) - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Tiongkok, Bolong.id – Melansir NetEase Technology News, Konferensi Tingkat Tinggi Cloud (世界人工智能大会云端峰会)dibuka. Konferensi ini diselenggarakan oleh Pemerintah Rakyat Kota Shanghai (上海市人民政府), dengan tema "Intelligent World Common Home". Li Yanhong (李彦宏), CEO Baidu (百度), memberikan pidato pada konferensi tersebut.

Li Yanhong (李彦宏) mengatakan, Tiongkok memiliki peran yang dapat digunakan oleh perusahaan teknologi dalam hal pengembangan manusia. Misalnya, Tiongkok menghadapi ancaman virus COVID-19 yang belum pernah dialami sebelumnya. Jika dikaitkan dengan teknologi, mengenai hal ini, negara tersebut belum pernah membuat kendaraan tanpa awak atau kecerdasan buatan (artificial intelligence), untuk meminimalisir tersebarnya virus, ketika membantu warga Wuhan saat kota itu ditutup, dan dalam upaya mempercepat pengembangan vaksin.

“Kecerdasan buatan sudah berkembang selama bertahun-tahun, ada yang berhasil ada yang gagal, dan saat ini banyak yang pesimis dengan hal itu juga. Namun sebagai ‘pemain’ yang terlibat, kita tahu bahwa kecerdasan buatan telah maju dan berkembang, dan kami berharap, penggunaan teknologi bisa memungkinkan manusia untuk mengendalikan nasib mereka sendiri,” ujar Li Yanhong(李彦宏).

Ia mengatakan, bahwa kecerdasan buatan akan mengantarkan manusia kepada perkembangan yang lebih besar. Misalnya saja pada perkembangan internet, yang mengantar orang-orang ‘kecil’ untuk membuat perbedaan besar.

Dalam pidatonya, Li Yanhong (李彦宏)juga berbicara mengenai tiga tahap pengembangan kecerdasan buatan, yakni: teknologi cerdas, kecerdasan ekonomi, dan kecerdasan sosial. Di masa depan, kecerdasan buatan juga bisa memberikan ‘sihir’ (magic) di bidang ekonomi, ujarnya. (*)


Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong