Baca dalam 3 menit

Jubir Kemenlu Tiongkok: Film Jepang tentang Wuhan Ini, "Menyentuh dan Menghangatkan Hati."

Waktu Publish : 06 Jul 2020, 15:58 WIB
SHARE ARTIKEL



Film Dokumenter "Long Time No See, Wuhan" - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Tiongkok, Bolong.id – Dilansir CGTN News, ada sebuah film dokumenter yang digarap oleh sutradara Jepang tentang kehidupan pasca-pandemi di Wuhan, kota yang paling parah terinfeksi COVID-19 di Tiongkok. Film ini telah dirilis secara online bulan Juni 2020 silam. Zhao Lijian (赵立建), jubir kemenlu Tiongkok pun menjadi penggemar film ini.

Dalam sebuah konferensi, Zhao Lijian (赵立建)mengatakan kalau film ini sangat menyentuh hati, karena menggambarkan kehidupan manusia secara natural, tulus dan menghangatkan hati. "Film ini memotret kehidupan di Wuhan, setelah terkena COVID-19, dari sudut pandang orang biasa (sipil). Film ini juga menunjukkan optimisme penduduk Wuhan. Itulah mengapa begitu banyak orang di Jepang dan Tiongkok merasa tersentuh," tambahnya.



Zhao Lijian (赵立建)Jubir Kemenlu Tiongkok - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Film dokumenter berjudul, “Long Time No See, Wuhan.”, yang berdurasi 60 menit, yang disutradai oleh Takeuchi Ryo ini, menceritakan tentang 10 hari kehidupan 10 penduduk Wuhan, yang baru pulih dari peristiwa luar biasa yang terjadi di kota itu, sejak akhir Desember 2019. Seperti yang diketahui, Wuhan merupakan pusat penyebaran virus COVID-19 di Tiongkok. Seluruh kota dikuncitara/lockdown selama 76 hari, mulai 23 Januari 2020, sehari sebelum Tahun Baru Imlek , ketika orang-orang seharusnya berkumpul dengan keluarga masing-masing.

Film yang menyentuh hati ini telah ditonton sebanyak 25 juta kali di Weibo, sejak hari pertamanya rilis, pada tanggal 26 Juni 2020 lalu. Takeuchi Ryo mengatakan, ia berharap agar bisa menghadirkan visual nyata Wuhan kepada penonton , melalui kameranya. "Wuhan adalah kota yang isinya orang-orang baik, makanannya juga sangat lezat. Jika anda pergi ke sana, anda tidak akan kecewa. Itulah yang ingin saya sampaikan kepada semua orang," ujar Takeuchi, saat wawancara dengan Changjiang Daily.

Film Dokumenter "Long Time No See, Wuhan" - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.


“Long Time No See, Wuhan” bukalah film dokumenter pertama Takeuchi Ryo yang membahas tentang COVID-19 di Tiongkok. Sebelumnya, ia sudah membuat film dokumenter yang berjudul: “Emergent Report: A City Sees No More New Confirmed Cases.” Film yang dirilis pada bulan Maret 2020 ini berlatarkan Nanjing, Provinsi Jiangsu, Tiongkok Timur. Fokus utama Takeuchi Ryo pada film ini adalah mencatat langkah-langkah yang diambil pemerintah kota dalam memerangi COVID-19. (*)


Terkait

culture

Jubir Kemenlu Tiongkok: Film Jepang tentang Wuhan Ini, "Meny...

  • Della Shafira Putri
  • 06 Jul 2020

technology

Tiongkok Rilis Film Dokumenter 'Dokter Hewan Luar Biasa'

  • Isna Fauziah
  • 24 Jul 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong