Pertemuan Ilegal di Hong Kong, 14 Orang Ditangkap

logo clock 3 Menit logo clock 01-09-2020, 19:07

Warga Hong Kong yang Ditangkap pada Bentrokan 31 Agustus 2020 - Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Hong Kong, Bolong.id - Pada malam tanggal 31 Agustus lalu, pertemuan ilegal muncul kembali di dekat Stasiun MTR Prince Edward. Menurut laporan East Net media Hong Kong, sejumlah besar warga berkumpul di Stasiun MTR Prince Edward, Mongkok dan Kowloon, serta terjadi demonstrasi dan bentrokan di jalanan.

Senin (31/8/20) sekitar pukul 19.00 malam waktu setempat, petugas polisi mengibarkan bendera biru di depan Citibank Nathan Road untuk memperingatkan mereka yang hadir bahwa mereka berpartisipasi dalam pertemuan ilegal, dilaporkan dari Tencent News, Selasa (1/9/20).

Dilanjutkan pada pukul 20.00 malam waktu setempat, beberapa demonstran mengangkat isyarat "peraturan anti-amandemen" dan polisi mengibarkan bendera ungu di dekat stasiun MTR Prince Edward untuk memperingatkan orang-orang yang hadir bahwa mereka mungkin melanggar Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong.

Kemudian situasi di Stasiun MTR Mongkok, sekitar pukul 21.00 waktu setempat berangsur-angsur kacau. Seseorang mencoba memblokir jalan. Di sisi lain, polisi mengerahkan pistol pepper spray ke lantai dua di gedung terdekat Jalan Selatan Sai Yeung Choi dan Jalan Yau Ma Tei.

Polisi Hong Kong Mengibarkan Bendera Ungu - Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Menurut laporan, polisi mencurigai seseorang telah membuang puing dari ketinggian. Petugas polisi memblokir jalan dengan berbaris di persimpangan Jalan Sai Yeung Choi Selatan, Jalan Fa Yuen, dan Jalan Shandong, dan maju menuju Jalan Nelson.

Selama pemblokiran tersebut, polisi mendengar seseorang meneriakkan slogan "kemerdekaan Hong Kong".

Menurut laporan polisi Hong Kong pada Selasa (1/9/20) pagi waktu setempat, pada Senin (31/8/20) malam pukul 23:00 waktu setempat, setidaknya 14 orang ditangkap karena dicurigai melanggar hukum, di antaranya 9 pria dan 5 wanita, berusia antara 16 dan 60 tahun atas dugaan berkumpul secara ilegal ditempat-tempat umum. Mereka pun ditangkap karena mengganggu ketertiban internal dan menyerang polisi. (*)


Penulis : Della Shafira Putri
Editor : Nurul Diah

Terkait

China Serukan Kemajuan Keterbukaan Pendidikan

 

logo clock 25-10-2020, 13:49
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

AS Terus Salahkan China Atas Virus, China Siap Balas Jika Dirugikan

 

logo clock 25-10-2020, 07:01
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Diserang Perwakilan AS untuk PBB, China Respon Begini...

 

logo clock 25-10-2020, 06:48
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kemenlu China: Pekerja Xinjiang Bukan Kerja Paksa

 

logo clock 24-10-2020, 17:32
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Inggris Ungkap Rincian Visa BNO yang Kontroversial untuk Penduduk HK

 

logo clock 24-10-2020, 17:32
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Viral