Simak Zat Anti Kanker pada Brokoli Ini!

logo clock 3 Menit logo clock 08-09-2020, 12:59

Brokoli - Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Tiongkok, Bolong.id – Katanya sebagian besar orang dewasa menyukai brokoli karena brokoli merupakan sejenis sayuran yang dapat membantu melawan kanker, benarkah?

Studi telah menemukan bahwa brokoli dapat secara efektif mencegah berbagai jenis kanker, dikutip dari Sina News, Selasa (8/9/20).

Penelitian oleh American Association for Cancer Research menunjukkan bahwa makan brokoli dapat mencegah kambuhnya kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker kepala, leher dan lainnya.

The American Journal of Clinical Nutrition (AJCN) juga menerbitkan hasil penelitian tentang pencegahan kanker prostat dengan mengonsumsi brokoli. 

Brokoli juga masuk dalam daftar sayuran anti kanker yang direkomendasikan oleh National Cancer Research Center of Japan. Tak hanya itu, eksperimen di Harvard University menunjukkan bahwa orang yang makan lebih dari dua brokoli dalam seminggu memiliki risiko terkena kanker kandung kemih hampir 40% lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya makan satu atau tak makan brokoli sama sekali.

Mengapa brokoli bisa melawan kanker?  Faktanya, sayuran hijau ini mengandung 4 bahan anti kanker.

1. Glukosinolat

He Hongju (何洪巨), peneliti di Pusat Penelitian Teknologi Rekayasa Sayuran Tiongkok (中国蔬菜工程技术研究中心), juga mengatakan bahwa glukosinolat adalah zat unik dalam brokoli, yang terurai di dalam tubuh manusia untuk membentuk sulforaphane, yang memiliki efek antikanker.

2. Oligosakarida

Zat ini dapat meningkatkan perkembangbiakan bifidobakteri yang sangat baik untuk usus. Oleh Oleh sebab itu, oligosakarida dapat mengurangi risiko kanker usus.

3. Enzim

Brokoli dapat mengaktifkan dan mengaktifkan enzim dalam hati, yang selanjutnya dapat meningkatkan fungsi detoksifikasi hati.

4. Sulforaphane

Sebagai fitokimia, sulforaphane dapat menghambat sel kanker, dan mencegah kerusakan DNA yang disebabkan oleh karsinogen kimiawi. Sulforaphane memiliki pertahanan yang baik terhadap kanker esofagus, kanker lambung, kanker paru-paru, kanker kandung empedu dan kanker kulit.

Namun harus diwaspadai, makanan anti kanker bukan berarti bisa mencegah kanker ya! (*)


Penulis : Della Shafira Putri
Editor : Bryant

Terkait

Riset: COVID-19 Menempel di Kulit Manusia 9 Jam

 

logo clock 19-10-2020, 14:35
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

China Laporkan Tidak Ada Kasus COVID-19 Lokal yang Baru

 

logo clock 19-10-2020, 11:10
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Wow! COVID-19 Hidup di Kemasan Makanan Beku di Qingdao?

 

logo clock 19-10-2020, 04:30
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Sapi Makan Stroberi, Apakah Susunya Rasa Stroberi? Begini Hasil Riset...

 

logo clock 18-10-2020, 15:20
logo clock Baca ini dalam 6 Menit
logo share

Awal Tes COVID-19 terhadap 11 Juta Warga Qingdao Ternyata Ini...

 

logo clock 18-10-2020, 13:23
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Viral