Tiongkok: AS 'Kebalikan dari Komunitas Internasional' pada Kerja Sama Lawan COVID-19

logo clock 2 Menit logo clock 15-09-2020, 11:35

Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin (汪文斌) - Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Tiongkok, Bolong.id – Tiongkok sambut baik persetujuan luar biasa dari resolusi PBB yang luas tentang penanganan pandemi di Majelis Umum PBB pada Senin (14/9/20). Hal ini menunjukkan multilateralisme dan kerja sama yang telah diakui secara luas sebagai satu-satunya cara untuk mengatasi tantangan global. 

Menanggapi persetujuan luar biasa ini, Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin (汪文斌) mengatakan, dari 193 anggota PBB, hanya Amerika Serikat dan Israel yang menunjukkan keberatan, demikian laporan dari CGTN News, Selasa (15/9/20).

Perlu dicatat, resolusi dari persetujuan tersebut adalah untuk menyatakan pandemi merupakan "salah satu tantangan global terbesar dalam sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa" dan menyerukan "kerja sama dan solidaritas internasional yang intensif untuk menahan, mengurangi dan mengatasi pandemi, dan konsekuensinya."

Persetujuan yang luar biasa dari resolusi tersebut, menurut Wang (汪), menunjukkan kebenaran bahwa virus hanya dapat dikalahkan melalui persatuan dan kerja sama yang telah diakui secara luas oleh komunitas internasional.

"Alasan yang adil pasti memiliki banyak penolong. Sementara yang tidak adil hanya memiliki sedikit pengikut," kata Wang (汪), merujuk pada kegagalan AS dalam memblokir resolusi. Ia menambahkan penarikan AS dari organisasi internasional dan sabotase kerja sama internasional dalam memerangi COVID-19 bukanlah sesuatu yang ‘populer’.

Menurut Wang (汪), AS berdiri di sisi berlawanan dari komunitas internasional. “Kami mendesak pihak AS untuk menghadapi seruan keadilan dari komunitas internasional, menghentikan tindakan salah dan unilateralisme, dan menjadi pendukung kerja sama internasional dalam perang melawan COVID-19,” tambahnya. (*)


Penulis : Della Shafira Putri
Editor : Nurul Diah

Terkait

China Amandemen UU Bendera Nasional

 

logo clock 19-10-2020, 14:38
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kedutaan Besar China Tentang Wawancara Media India Ini

 

logo clock 19-10-2020, 14:22
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Lindungi Anak di Bawah Umur di Dunia Maya, China Revisi Undang-Undang

 

logo clock 19-10-2020, 11:59
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

China Desak Jepang Refleksikan Kesalahan Agresi di Masa Lalu

 

logo clock 19-10-2020, 11:57
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pembukaan ASEAN-China Young Leaders Scholarship (ACYLS) 2020 Bakal Digelar Online

 

logo clock 19-10-2020, 04:31
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Viral