Beijing, Bolong.id - Untuk memperingati 160 tahun kelahiran Pierre de Coubertin, bapak Olimpiade modern, pemerintah Beijing mengusulkan penetapan “Hari Kebudayaan Olimpiade”, 25 November.
Dilansir dari 人民网 Senin (27/11/23), inisiatif ini bertujuan mempromosikan dunia yang lebih baik melalui olahraga dan mengisi generasi muda dengan semangat Olimpiade.
Hal ini juga sejalan dengan konsep Tiongkok dalam membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.
Proposal tersebut diungkapkan pada kegiatan peringatan yang diadakan di Sekolah Menengah Akademi Peking di Beijing, Sabtu.
Sekolah ini memiliki tempat khusus dalam sejarah Olimpiade sebagai tempat latihan Liu Changchun, atlet pertama yang mewakili Tiongkok di Olimpiade Musim Panas ketika ia berkompetisi di Los Angeles pada tahun 1932.
Siswa internasional dari 15 negara dan wilayah, bersama dengan siswa dan guru dari universitas Beijing seperti Universitas Peking dan Universitas Olahraga Beijing, berpartisipasi dalam pembacaan puisi dan Manifesto Olimpiade untuk menghormati semangat Olimpiade.
De Coubertin menyampaikan Manifesto Olimpiade dalam pidato bersejarahnya di Paris pada tanggal 25 November 1892, menandai lahirnya gerakan Olimpiade modern.
Usulan Hari Kebudayaan Olimpiade akan menjadi pengingat warisan nilai-nilai abadi Olimpiade. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement