Lama Baca 2 Menit

Hong Kong Junjung Martabat Lagu Kebangsaan China

15 December 2022, 14:35 WIB

Hong Kong Junjung Martabat Lagu Kebangsaan China-Image-1
Lapangan Bauhinia Emas di Hong Kong, Tiongkok Selatan.

Beijing, Bolong.id - Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Rabu (14/12) menyatakan mendukung pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong menegakkan martabat lagu kebangsaan Tiongkok.

Dilansir dari CGTN Rabu (14/12/2022), itu setelah Google menolak menempatkan lagu kebangsaan Tiongkok di bagian atas hasil pencarian untuk kata kunci "Hong Kong" dan "lagu kebangsaan" seperti yang diminta oleh pemerintah HKSAR.

Juru bicara Kemenlu Wang Wenbin dalam jumpa pers di Beijing, Rabu (14/12) bahwa lagu kebangsaan adalah simbol bangsa dan mewakili martabat nasional. 

Dia menegaskan dukungannya terhadap pemerintah HKSAR untuk menegakkan martabat lagu kebangsaan.

Wang juga mengatakan bahwa perusahaan internet memiliki kewajiban untuk menyampaikan informasi yang benar kepada publik dan menghentikan penyebaran informasi yang salah dan menyesatkan publik.

Selain itu, Kepala Eksekutif HKSAR John Lee turut mempertanyakan apakah perusahaan bertindak secara bertanggung jawab dan menghormati pentingnya lagu kebangsaan dalam konteks global dalam sebuah pengarahan pada Selasa (13/12).

Kepala keamanan HKSAR Chris Tang pada hari Senin (12/12) juga mengkritik Google atas penolakan tersebut, dengan mengatakan itu adalah "standar ganda."

"Semua orang tahu bahwa selama Anda membayar Google untuk iklan, Anda dapat menempatkan informasi yang ingin dilihat orang lain di posisi yang lebih tinggi," kata Tang, menolak untuk menerima klaim Google bahwa hasil pencarian dihasilkan oleh algoritme dengan tidak ada masukan manusia.

Langkah pemerintah HKSAR dilakukan menyusul serangkaian kesalahan baru-baru ini di acara olahraga internasional di mana lagu yang terkait dengan pasukan anti-pemerintah pada tahun 2019 dimainkan alih-alih lagu kebangsaan Tiongkok "March of the Volunteers", dan ternyata lagu yang salah secara rutin muncul di bagian atas laman saat orang menelusuri "Hong Kong" dan "lagu kebangsaan". (*)