Lama Baca 2 Menit

Astaga... Robot Kaki 4 Ini Punya Daya Imbang

22 July 2022, 13:16 WIB

Astaga... Robot Kaki 4 Ini Punya Daya Imbang-Image-1

Beijing, Bolong.id - Perusahaan high-tech Tiongkok gencar memproduksi robot. Salah satunya, robot bentuk manusia berkaki empat, berbasis Artificial Intelncligee (AI), punya daya keseimbangan tubuh. Seperti manusia.

Dilansir dari 中国科学网, robot itu diberi nama Morti. Sejam setelah selesai diproduksi, dilepas ke lantai, langsung berdiri. Lalu berjalan gontai, dan jatuh. Setelah sejam belajar jalan, Morti sudah berjalan tegap.

Penonton secara bergurau, mengomentari: "Morti cepat belajar jalan. Cuma sejam. Secepat bayi kuda belajar berjalan."

Morti tidak diajari manusia berjalan. Juga tidak diprogram. Karena, dalam tubuhnya sudah ada AI, yang mengatur semua gerakannya secara otomatis.

Morti diterbitkan di "Nature - Machine Intelligence" terbitan terbaru. Tidak disebutkan nama perusahaan yang memproduksi.

Tubuh Morti setinggi setengah meter. Algoritma AI yang mengontrol Morti tidak memasukkan terlalu banyak informasi tentang kaki robot. Seperti keadaan pasti setiap bagian kaki, melainkan mensimulasikan jaringan neuron di sumsum tulang belakang hewan. Jaringan ini menyebabkan otot berkontraksi secara berirama untuk membantu hewan berjalan.

AI menghasilkan instruksi berjalan untuk Morti, yang kemudian menyesuaikan berdasarkan sinyal dari sensor kaki ketika robot jatuh dan kehilangan kontak dengan tanah.

Awalnya Morti sering terjatuh saat berjalan, namun setelah sekitar sejam, AI menemukan cara terbaik bagi Morti untuk berjalan.

Jika kecerdasan buatan memandu robot untuk berjalan dengan menghitung detail gerakan masing-masing kaki terlebih dahulu, maka akan menghabiskan banyak energi, oleh karena itu metode berjalan yang dipelajari sendiri oleh Morti dapat mengurangi konsumsi energinya.

Di akhir sesi belajar satu jam, Morti menggunakan energi 42 persen lebih sedikit untuk berjalan dibandingkan saat pertama kali memulai.

Morti meniru cara hewan muda belajar "berjalan". Anak-anak anjing ini menemukan cara paling efisien untuk menggunakan otot mereka melalui coba-coba. (*)