Baca dalam 3 menit

Kemajuan Rekonstruksi Pasca-Gempa di Yushu

Waktu Publish : 15 Feb 2021, 06:55 WIB
Sumber : Xinhua
SHARE ARTIKEL

Kondisi Yushu saat ini - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.

Beijing, Bolong.id – Kemajuan yang signifikan dicapai dalam pekerjaan rekontruksi di daerah Otonomi Tibet, Yushu, Qinghai, Tiongkok. Rekontruksi tersbut dilakukan untuk membenahi dampak yang terjadi di Yushu pada 2010 lalu.

Dilansir dari Xinhuanet pada Minggu (14/02/21), gempa berkekuatan 7,1 skala Richter melanda wilayah itu pada 14 April 2010. Para peneliti dari Aerospace Information Research Institute di bawah Chinese Academy of Sciences, telah melakukan pemantauan dan evaluasi jangka panjang terhadap pemulihan dan rekonstruksi di daerah yang terkena bencana.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa lokasi gempa telah menyelesaikan infrasturktur umum termasuk jalan utama. Poyek pencegahan dan pengendalian tanah longsor dan banjir juga telah dibuat serta beberapa tanggul sungai telah selesai dibuat.

Gambar satelit menunjukkan bahwa rumah yang lebih baik untuk penduduk perkotaan, petani dan penggembala, serta lebih banyak fasilitas layanan umum, termasuk sekolah dan rumah sakit, telah dibangun dalam 10 tahun.

Jumlah tempat tidur di institusi medis telah meningkat 3,3 kali lipat dibandingkan dengan sebelum gempa, dan populasi lokal telah melebihi jumlah sebelum bencana, studi tersebut mencatat.

Lingkungan ekologi di daerah yang terkena bencana juga mulai pulih, sementara industri pertanian dan peternakan telah berkembang dengan baik dan bangunan keagamaan yang besar dan berpengaruh telah diperbaiki.

Setelah satu dekade rekonstruksi, Yushu telah mengalami perubahan besar. Namun, perkembangan lanjutan di kawasan ini akan tetap menantang karena lokasi geografis dan ekonomi yang relatif terbelakang.

Studi tersebut menyarankan lebih banyak fokus harus diberikan pada sains dan teknologi bersama dengan upaya mempromosikan pekerjaan rekonstruksi pasca gempa. (*)


Megawati Putri/Penerjemah

Terkait

news

Luhut : Indonesia akan Dibantu oleh Tiongkok Menangani Virus...

  • Bryant
  • 18 Mar 2020

health

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakarta Remeh...

  • Isfatu Fadhilatul
  • 19 Mar 2020

health

Penderita Ringan COVID 19 Tidak Akan Kenapa-napa

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

80% Pasien COVID-19 Belum Didiagnosis Sebelum Wuhan Lockdown...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Tidak Ada Pasien Baru COVID-19 di Guangxi, Namun Ada 34 Kasu...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Beberapa Tipe Orang Yang Harus Dikarantina

  • Edwin Adriaansz
  • 22 Mar 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong