Lama Baca 4 Menit

Karakteristik Rumah Etnis Minoritas Hani, Estetik dan Unik!

21 August 2021, 10:20 WIB

Karakteristik Rumah Etnis Minoritas Hani, Estetik dan Unik!-Image-1

Rumah Jamur Etnis Hani - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Bolong.id - Di Tiongkok banyak etnis minoritas dan mayoritas yang memiliki ciri khas di daerah mereka tinggal. Misalnya saja etnis Hani di Tiongkok yang tinggal di daerah pegunungan antara Sungai Honghe dan Lancang di Provinsi Yunnan Tiongkok. 

Etnis ini juga tersebar di Prefektur Simao, Kota Yuxi, dan Prefektur Otonomi Xishuangbanna Dai. Selain itu, di luar negeri juga tersebar di Vietnam, Laos, Myanmar, dan Thailand.

Dilansir dari chinawenhua.com.cn, gaya perumahan orang Hani lebih mencerminkan karakteristik kehidupan bertani. Dari segi bentuk arsitektur, bangunan Hani meliputi rumah jerami, rumah jamur, bangunan Fenghuo, rumah palem tanah, dll. 

Dalam proses pembangunan rumah baru, orang Hani akan mengadakan upacara-upacara seperti meramal pondasi rumah, mengukur bagian tengah rumah induk, pemecahan tanah dan pembukaan pondasi, pendirian tiang tengah dan tiang utama, dll.

Rumah Jamur adalah gaya arsitektur paling mendalam dari budaya tradisional orang Hani. Rumah gaya ini populer di daerah Hani di Honghe, Yuanyang dan tempat-tempat lain di Yunnan selatan. 

Desain dan konstruksi Rumah Jamur menggabungkan kerja keras dan kearifan nenek moyang Hani, membuatnya unik dalam budaya hunian Tiongkok. Karena strukturnya yang khusus, Rumah Jamur memiliki daya tahan panas yang baik, hangat di musim dingin dan sejuk di musim panas.

Orang Hani berkata, "Mereka yang tidak membangun Rumah Jamur, bukanlah orang Hani yang sebenarnya," jelas mereka menganggap Rumah Jamur sebagai semacam kebanggaan.

Orang Hani yang tinggal di Prefektur Xishuangbanna tinggal di pegunungan tinggi dan lembah yang dalam. Mereka tinggal di bangunan bambu kaki tinggi, Ganlan, seperti orang Dai. 

Ada dua jenis struktur bangunannya, yaitu Yongao dan Yongge. Struktur Yongao adalah sejenis bangunan sederhana seperti gubuk, dibangun di lereng, rumah-rumahnya relatif rendah, dan sebagian besar ditinggali oleh orang-orang dengan kehidupan yang sulit. 

Yongge adalah sejenis bangunan bergaya Ganlan, dan penampilannya sangat mirip dengan bangunan bambu Dai. Lantai bawah digunakan untuk memelihara ternak, menumpuk kayu bakar dan serba-serbi, dan lantai atas dibagi menjadi dua bagian, untuk anggota laki-laki dan untuk anggota perempuan, yang merangkap sebagai dapur. Ada pun kamar lainnya untuk anak laki-laki dewasa tinggal. Ada juga kamar untuk anak-ibu.

Orang Hani memiliki banyak etiket khusus untuk mendirikan desa baru. Pertama-tama, lokasi desa umumnya dipilih yang berada di punggung gunung yang cerah, terbuka, sejuk atau setengah lereng gunung dengan mata air. 

Pemilihan lokasi desa harus memiliki kondisi yang sangat diperlukan untuk budidaya ladang bertingkat, seperti hutan lebat, sumber air yang cukup, dan balok gunung yang lembut dan subur. Kedua, jantung desa ditentukan melalui upacara Zhangkele Lihaibei, Lizhai Zhuang, Piling Millet, atau Mengusir Hantu, dan membagi batas antara manusia dan hantu.  (*)


Informasi Seputar Tiongkok