Lama Baca 4 Menit

China dan Arab Saudi Perlu Menjaga Komunikasi Strategis yang Erat

18 October 2021, 16:33 WIB

China dan Arab Saudi Perlu Menjaga Komunikasi Strategis yang Erat-Image-1

Wang Yi: Tiongkok Dan Arab Saudi Perlu Menjaga Komunikasi Strategis Yang Erat. - Image from cdn.sindonews.net

Bolong.id - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Saud al-Faisal. Wang Yi mengatakan bahwa dalam menghadapi situasi internasional yang bergejolak, Tiongkok dan Arab Saudi perlu menjaga komunikasi strategis yang erat. Inilah arti dari kerjasama strategis komprehensif antara Tiongkok dan Arab Saudi. 

Dalam beberapa tahun terakhir, di bawah pengawasan bimbingan strategis kedua kepala negara, hubungan Tiongkok-Saudi terus bergerak maju. Tiongkok selalu mengutamakan hubungannya dalam diplomasi Timur Tengah, bersedia menjadi teman baik dan bermitra dengan Arab Saudi dalam jangka panjang. Hal ini untuk mendorong hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih baik.

Dilansir dalam 新华网 pada (18/10/2021), Wang Yi mengatakan bahwa Tiongkok menghargai sikap tegas Arab Saudi dengan Tiongkok dalam masalah-masalah yang melibatkan kepentingan inti Tiongkok, dan dengan tegas mendukung Arab Saudi dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan stabilitas nasional, serta dengan tegas menentang campur tangan apa pun dalam urusan internal Arab Saudi. 

Tiongkok akan terus mendukung "Visi 2030" Arab Saudi yaitu mendukung inisiatif "Timur Tengah Hijau" dan "Saudi Hijau", serta secara aktif berpartisipasi dalam proyek-proyek pembangunan utama Arab Saudi. Promosi kerja sama antara Tiongkok dan Arab Saudi di bidang energi, infrastruktur, investasi, 5G dan bidang lainnya untuk mencapai lebih banyak hasil. 

Tiongkok juga bersedia menjadikan peringatan 40 tahun terjalinnya hubungan antara Tiongkok dan GCC sebagai peluang untuk menyelesaikan negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas Laut China sesegera mungkin. Tiongkok juga menghargai persiapan aktif Arab Saudi untuk KTT Tiongkok-Arab dan bersedia menjaga komunikasi dengan Arab Saudi untuk memulai persiapan KTT pada waktu yang tepat.

Wang Yi menunjukkan bahwa Tiongkok selalu menjunjung tinggi sikap yang objektif dan adil dalam masalah nuklir di Iran, berkomitmen untuk menjaga sistem non-proliferasi nuklir internasional, dan menjaga keamanan dan stabilitas di Timur Tengah dan kawasan Teluk tanpa kepentingan pribadi atau apapun. 

Pertimbangan geopolitik Tiongkok juga memahami dan mendukung kekhawatiran Arab Saudi dalam menjaga keamanan nasional. Kesepakatan komprehensif tentang masalah nuklir Iran merupakan hasil penting dari multilateralisme. Tiongkok juga akan terus memainkan peran konstruktif dalam mempromosikan dimulainya kembali negosiasi implementasi perjanjian komprehensif tentang masalah nuklir Iran.

Faisal mengatakan bahwa hubungan Arab Saudi-Tiongkok sangat penting dan berkembang dengan baik. Arab Saudi selalu menganggap Tiongkok sebagai mitra strategis yang benar-benar kredibel dan bersedia bekerja sama dengan Tiongkok untuk memperdalam kerja sama menyeluruh antara kedua negara di berbagai bidang. 

Terima kasih Tiongkok atas menentang kekuatan eksternal untuk ikut campur dalam urusan dalam negeri Arab Saudi. Arab Saudi juga dengan tegas menentang campur tangan dalam urusan dalam negeri Tiongkok adalah prinsip yang selalu dibela oleh Arab Saudi. Pihak Saudi menantikan KTT Arab-Tiongkok pertama tahun depan dan percaya bahwa KTT itu akan menjadi tonggak penting dalam sejarah hubungan kedua negara. 

Pihak Saudi sangat mementingkan dan akan secara aktif mempromosikan negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas Maritim Tiongkok dan percaya bahwa ini adalah kepentingan bersama bagi kedua belah pihak. Kedua belah pihak juga memiliki pertukaran pandangan yang mendalam tentang isu-isu internasional dan regional yang menjadi perhatian bersama. (*)



Informasi Seputar Tiongkok