Baca dalam 3 menit

Libur Tahun Baru Imlek di China Dimulai Hari Ini, Gerak Orang Dibatasi

Waktu Publish : 28 Jan 2021, 11:50 WIB
SHARE ARTIKEL

Musim Liburan Tahun Baru Imlek Di China Dimulai - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Musim liburan Tahun Baru Imlek 2021 di China dimulai Kamis (28/1/21) hari ini. Tapi pergerakan orang diperkirakan bakal rendah.  Orang cenderung tidak ke mana-mana. Karena negara memperketat arus transportasi untuk mengurangi penyebaran COVID-19.

Dilansir dari Xinhuanet, menurut Kementrian Perhubungan, puncak perjalanan 40 hari diperkirakan akan mencapai sekitar 1,7 miliar perjalanan penumpang, naik sekitar 10 persen dibanding Imlek 2020, tetapi sekitar 40 persen lebih rendah dari tahun 2019.

Untuk mengurangi penyebaran COVID-19 selama musim liburan, China mengeluarkan rencana untuk mengurangi perkumpulan massa dan memperkuat pengendalian epidemi, dengan langkah-langkah seperti menganjurkan perjalanan di luar jam sibuk dan menganjurkan untuk tetap dirumah selama liburan.

Mengingat perkembangan kasus COVID-19 dan tindakan untuk mengurangi pergerakan orang, China State Railway Group Co, Ltd, operator kereta api nasional, menurunkan perkiraan perjalanan penumpang kereta api dari 407 juta menjadi 296 juta untuk periode ini.

Wisatawan telah disarankan untuk memakai masker, menyiapkan kode kesehatan mereka sebelumnya, dan menghindari membawa makanan dan minuman di transportasi umum.

Puncak puncak liburan Tahun Baru Imlek di China biasanya dianggap sebagai perjalanan manusia tahunan terbesar di dunia. Orang-orang di seluruh negeri biasanya menikmati liburan selama seminggu untuk pertemuan keluarga dan perayaan Tahun Baru Imlek, yang jatuh pada 12 Februari tahun ini. (*)



Megawati Putri/Penerjemah


Terkait

news

Luhut : Indonesia akan Dibantu oleh Tiongkok Menangani Virus...

  • Bryant
  • 18 Mar 2020

health

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakarta Remeh...

  • Isfatu Fadhilatul
  • 19 Mar 2020

health

Penderita Ringan COVID 19 Tidak Akan Kenapa-napa

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

80% Pasien COVID-19 Belum Didiagnosis Sebelum Wuhan Lockdown...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Tidak Ada Pasien Baru COVID-19 di Guangxi, Namun Ada 34 Kasu...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Beberapa Tipe Orang Yang Harus Dikarantina

  • Edwin Adriaansz
  • 22 Mar 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong