
Beijing, Bolong.id - Tiongkok kembali menegaskan keseriusannya dalam memperkuat sistem keselamatan nasional dengan meresmikan University of Emergency Management, sebuah universitas yang secara khusus berfokus pada pengembangan ilmu dan praktik manajemen kedaruratan. Peresmian tersebut ditandai dengan penyelenggaraan konferensi di Langfang, Provinsi Hebei, China utara, Kamis (22/01/26).
Dikutip dari 中国城市报, Wakil Perdana Menteri Tiongkok Zhang Guoqing menyatakan bahwa pendirian universitas ini merupakan keputusan kebijakan strategis untuk memperkuat pembinaan tenaga profesional, mengembangkan disiplin ilmu manajemen darurat, serta mendorong modernisasi sistem manajemen kedaruratan nasional.
Zhang menekankan bahwa universitas tersebut harus memanfaatkan momentum awal untuk bergerak mantap menuju target sebagai universitas riset terapan bertaraf dunia, berciri khas kuat, dan berstandar tinggi. Kampus ini diharapkan mampu memberikan dukungan intelektual bagi perlindungan keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat, sekaligus mendorong reformasi menyeluruh di sektor manajemen darurat.
Ia juga menegaskan pentingnya keselarasan kurikulum dengan kebutuhan nyata di lapangan, khususnya pada bidang keselamatan kerja, pencegahan dan pengendalian bencana alam, serta penyelamatan dan bantuan darurat. Pendidikan berbasis praktik melalui pelatihan lapangan, simulasi, dan pengalaman langsung dinilai krusial untuk mencetak lulusan yang memiliki kemampuan operasional dan respons cepat.
Dengan hadirnya University of Emergency Management, Tiongkok menargetkan lahirnya generasi profesional yang tangguh, terampil, dan siap menghadapi berbagai tantangan bencana serta krisis di masa depan, sebagai bagian dari penguatan fondasi keselamatan publik di era modern.(*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
