
Beijing, Bolong.id - Program stasiun antariksa Tiongkok kembali menunjukkan kemajuan pesat. Hingga saat ini, Stasiun Antariksa Tiongkok (CSS) telah meluncurkan dan menjalankan 265 proyek riset ilmiah dan aplikasi teknologi di orbit, sekaligus mencetak sejumlah rekor penting di dunia antariksa. Hal ini terungkap dalam laporan tahunan yang dirilis Tiongkok Manned Space Agency (CMSA).
Dilansir dari 光明网 Jumat (09/01/26), berbagai pencapaian bersejarah berhasil diraih. Di antaranya adalah penggunaan mamalia sebagai subjek uji pertama Tiongkok di stasiun antariksa, serta penelitian biologi pertama di dunia yang dilakukan dalam lingkungan sub-magnetik dan mikrogravitasi. Tak hanya itu, misi ini juga mencatat aktivitas berjalan di luar wahana (spacewalk) terlama dalam satu tugas.
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 86 proyek baru dijalankan dan menghasilkan lebih dari 150 terabyte data ilmiah. Untuk mendukung penelitian tersebut, Tiongkok mengirimkan 1.179 kilogram material ilmiah ke orbit dan berhasil mengembalikan 105 kilogram sampel ke Bumi untuk analisis lanjutan.
Penelitian di orbit menghasilkan sejumlah terobosan penting, termasuk teknologi pemantauan tekanan intrakranial non-invasif, yang berpotensi besar untuk aplikasi medis di Bumi. Selain itu, para ilmuwan memperoleh pemahaman baru mengenai proses pembekuan paduan logam tahan panas, serta melakukan uji coba pertama di dunia terhadap robot inspeksi pipa di luar angkasa.
Laporan tersebut juga mencatat tonggak operasional penting. Pada November lalu, program stasiun antariksa Tiongkok berhasil melaksanakan prosedur alternatif pemulangan wahana untuk pertama kalinya, meningkatkan fleksibilitas dan keamanan misi berawak di masa depan.
Kemajuan lain yang tak kalah signifikan adalah selesainya seleksi gelombang keempat kandidat astronot, yang untuk pertama kalinya mencakup spesialis muatan dari Hong Kong dan Makau. Langkah ini menegaskan pendekatan yang semakin inklusif dalam program antariksa Tiongkok.
Selain itu, Tiongkok juga tengah mengembangkan sistem transportasi kargo berbiaya rendah untuk mendukung operasional jangka panjang stasiun antariksa, sekaligus menekan biaya misi dan meningkatkan efisiensi logistik.
Dengan pencapaian ilmiah, teknologi, dan operasional yang terus bertambah, Stasiun Antariksa Tiongkok kian mengukuhkan posisinya sebagai platform riset antariksa kelas dunia, sekaligus membuka peluang besar bagi inovasi yang berdampak langsung bagi kehidupan di Bumi. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
