Lama Baca 2 Menit

Tiongkok Kecam “Intervensi Kasar” AS soal Minyak Venezuela, Tuding Langgar Hukum Internasional

08 January 2026, 12:28 WIB

Tiongkok Kecam “Intervensi Kasar” AS soal Minyak Venezuela, Tuding Langgar Hukum Internasional-Image-1
Venezuela memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar di dunia, tetapi bertahun-tahun pengabaian dan sanksi telah menghambat produksi. Foto: Reuters

Bolong.id - Pemerintah China mengecam keras Amerika Serikat atas apa yang disebutnya sebagai “intervensi jelas” dalam urusan Venezuela, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana untuk mengambil alih hingga 50 juta barel minyak Venezuela dan memasoknya ke Amerika Serikat. 

Dilansir SCMP, Rabu (07/01/26), Beijing menilai langkah tersebut melanggar hukum internasional dan merampas kedaulatan Venezuela atas sumber daya alamnya sendiri. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, mengatakan dalam konferensi pers bahwa Venezuela adalah negara berdaulat yang memiliki hak penuh atas semua sumber daya alam dan kegiatan ekonominya. 

Trump sebelumnya menulis di media sosial bahwa otoritas sementara Venezuela akan menyerahkan 30–50 juta barel minyak berkualitas tinggi yang terkena sanksi kepada Amerika Serikat, dengan alasan hasil penjualan akan memberi manfaat bagi kedua negara. Pernyataan ini dipandang Beijing sebagai bentuk tekanan terhadap negara lain dan pelanggaran terhadap kedaulatan Venezuela. 

Reaksi keras Beijing datang di tengah konflik yang lebih luas antara AS dan Venezuela, termasuk operasi militer AS yang menggulingkan Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada awal Januari 2026. Insiden itu memicu kecaman internasional dan dialog di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, di mana China juga mengecam penggunaan kekuatan dan menyerukan penghormatan terhadap prinsip non-intervensi. 

Selain itu, Beijing juga menyatakan keprihatinan atas langkah AS yang dianggap merusak stabilitas global dan memicu ketidakpastian di pasar energi internasional. Pernyataan dari Kementerian Luar Negeri menggarisbawahi bahwa melindungi hak dan kepentingan sah China serta negara lain di Venezuela penting untuk menjaga hubungan bilateral dan tatanan internasional yang adil.(*) 

Informasi Seputar Tiongkok