Kuda Emas Kiri Kuda Emas Kanan
Lama Baca 6 Menit

Konferensi Pers Kemenlu China 26 Februari 2026


Konferensi Pers Kemenlu China 26 Februari 2026-Image-1
Mao Ning

Beijing, Bolong.id - Berikut ini cuplikan konferensi pers Kementrian Luar Negeri Tiongkok 26 Februari 2026.

Shenzhen TV: Kanselir Jerman Friedrich Merz akan segera mengakhiri kunjungannya ke Tiongkok. Bagaimana pandangan Tiongkok terhadap hasil kunjungannya? Apa harapan Tiongkok terhadap hubungan Tiongkok-Jerman di masa depan?

Mao Ning: Ini adalah kunjungan pertama Kanselir Jerman Friedrich Merz ke Tiongkok sejak menjabat. Beliau juga merupakan pemimpin asing pertama yang diterima Tiongkok pada Tahun Kuda. Kemarin, Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Qiang bertemu dan berdiskusi dengan Kanselir Merz. Kedua pihak mengeluarkan Pernyataan Pers Bersama antara Republik Rakyat Tiongkok dan Republik Federal Jerman. 

Para pemimpin kedua negara berpendapat bahwa lanskap internasional sedang mengalami transformasi paling mendalam sejak akhir Perang Dunia II. Tiongkok dan Jerman adalah ekonomi terbesar kedua dan ketiga di dunia dan negara-negara utama dengan dampak global. Kedua negara harus meningkatkan komunikasi strategis, memperkuat saling percaya strategis, menjunjung tinggi kerja sama terbuka, dengan tegas mendukung multilateralisme dan perdagangan bebas, dengan tegas menjaga status PBB, mematuhi tujuan dan prinsip Piagam PBB, dan memperdalam kemitraan strategis menyeluruh Tiongkok-Jerman untuk memberikan hasil yang lebih nyata bagi kedua bangsa dan berkontribusi pada dunia yang damai dan sejahtera. Kedua belah pihak sepakat untuk terus mengadakan dan memanfaatkan sepenuhnya dialog mekanisme antara kedua negara, termasuk mekanisme konsultasi antar pemerintah. Kedua belah pihak juga menyatakan bahwa meskipun masing-masing memiliki kekhawatiran tentang beberapa isu ekonomi dan perdagangan tertentu, kedua negara siap untuk melakukan pertukaran dan meningkatkan pemahaman secara jujur, ramah, dan terbuka, menyelesaikan kekhawatiran masing-masing melalui dialog, dan memastikan perkembangan hubungan ekonomi dan perdagangan yang jangka panjang, seimbang, andal, dan berkelanjutan.  

Kerja sama praktis merupakan poin penting dalam hubungan Tiongkok-Jerman. Tiga puluh pimpinan perusahaan terkemuka dari Jerman mendampingi Kanselir Merz selama kunjungan tersebut, yang menunjukkan harapan dan kepercayaan Jerman dalam memperdalam kerja sama praktis Tiongkok-Jerman. Kedua negara akan mendorong sinergi yang lebih besar antara Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok dan strategi pembangunan Jerman serta mencapai kerja sama yang saling menguntungkan dengan standar yang lebih tinggi. Selama kunjungan tersebut, Perdana Menteri Li Qiang dan Kanselir Merz menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama di berbagai bidang seperti transisi hijau, bea cukai, olahraga, dan media. Bersama dengan lebih dari 60 pemimpin bisnis Tiongkok dan Jerman, mereka juga menghadiri simposium komite penasihat ekonomi Tiongkok-Jerman. Perusahaan-perusahaan Jerman optimis terhadap prospek ekonomi Tiongkok dan telah menyatakan kesediaan mereka untuk meningkatkan investasi di Tiongkok dan berbagi peluang modernisasi Tiongkok.

Kunjungan Kanselir Merz membuahkan hasil dan memiliki makna penting. Kunjungan ini sekali lagi menunjukkan bahwa baik Tiongkok maupun Jerman berkomitmen untuk menjaga hubungan bilateral yang stabil dan konstruktif, memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan, dan menyelesaikan perbedaan dengan tepat melalui dialog yang jujur ​​dan terbuka dengan saling menghormati. Melalui kunjungan ini, Tiongkok siap bekerja sama dengan Jerman untuk membuka babak baru hubungan bilateral dan menyuntikkan stabilitas serta energi positif ke dalam dunia yang berubah dan bergejolak.

Konferensi Pers Kemenlu China 26 Februari 2026-Image-2
Wartawan

Siaran Republik Islam Iran: Pertanyaan saya berkaitan dengan respons Tiongkok. Jika AS menyerang Iran, apakah Tiongkok akan bergabung dengan Rusia untuk mendukung Iran melawan agresi AS?

Mao Ning: Kami mengikuti perkembangan terkait Iran dengan saksama. Tiongkok menganjurkan penyelesaian masalah melalui jalur politik dan diplomatik dan menentang penggunaan atau ancaman kekerasan dalam hubungan internasional. Rakyat Tiongkok dan Iran menikmati persahabatan tradisional. Tiongkok mendukung pemerintah dan rakyat Iran dalam menjaga stabilitas negara serta hak dan kepentingan sah mereka. Kami berharap berbagai pihak akan menghargai perdamaian, menahan diri, dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog. Tiongkok siap untuk terus memainkan perannya sebagai negara besar yang bertanggung jawab untuk tujuan ini.

Kantor Berita Yonhap: Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea (PKP) Kim Jong Un mengatakan pada Kongres PKP Kesembilan bahwa jika Washington “menghormati posisi [nuklir] kita saat ini... dan menarik kebijakan permusuhannya... tidak ada alasan mengapa kita tidak dapat bergaul dengan baik dengan Amerika Serikat.” Ia juga menyebut upaya perdamaian Korea Selatan sebagai “lelucon yang kikuk dan menipu serta pekerjaan yang buruk,” dan menambahkan bahwa Korea Utara tidak memiliki apa pun untuk dibicarakan dengan Korea Selatan. Apa komentar Tiongkok?

Mao Ning: Sebagai negara tetangga dekat Semenanjung Korea, Tiongkok memperhatikan perkembangan di Semenanjung tersebut. Semenanjung yang damai dan stabil serta penyelesaian politik masalah Semenanjung Korea adalah kepentingan semua pihak. Diharapkan semua pihak akan bekerja sama untuk mencapai tujuan ini. (*)

Informasi Seputar Tiongkok