Bolong.id - Perayaan Hari Raya Imlek atau Spring Festival 2026 diselenggarakan oleh ASEAN di Sekretariat ASEAN, Jakarta (05/02). Perayaan ini dihadiri oleh seluruh jajaran negara-negara Asia Tenggara. Dalam perayaan ini, sejumlah poin yang menjadi fokus adalah misi Tiongkok untuk ASEAN dan Misi Permanen Malaysia untuk ASEAN.
Dalam sambutan Wang Qing selaku Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, ia mengatakan bahwa sebagai tuan rumah permanen Pameran Tiongkok-ASEAN, Guangxi tidak hanya berperan sebagai platform untuk kerja sama ekonomi dan perdagangan. Melainkan, Tiongkok dan ASEAN juga menjadi panggung besar untuk pertukaran budaya dan people-to-people.
Wang juga menyampaikan, tiongkok secara aktif ingin membangun Rencana Aksi Pembangunan Kapasitas AI Nasional Tiongkok termasuk pusat kerja sama AI internasional yang menghadapi ASEAN.
Sementara, Sarah Al Bakri Devadason selaku Perwakilan Permanen Malaysia untuk ASEAN menyampaikan dalam wawancara dengan Bolong.id, bahwa adanya kerja sama Tiongkok dan ASEAN khususnya dalam bidang ekonomi, sosial-budaya, dan politik.
Di samping itu, tahun ini juga menjadi peringatan ke-30 tahun kerjasama antara Tiongkok dan ASEAN begitu pula dengan kemitraan yang strategis diantara keduanya.
Perayaan Hari Raya Imlek ASEAN dimeriahkan oleh sejumlah penampilan budaya, mulai dari tarian, menyanyi, kolaborasi alat musik, pertunjukkan topeng biàn liǎn, hingga akrobatik. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
