Home     News     china
Lama Baca 2 Menit

Pemerintah Hong Kong Siapkan 4 Miliar Dolar Hong Kong bagi Warga Terdampak Kebakaran Wang Fuk Court

22 December 2025, 08:36 WIB

Pemerintah Hong Kong Siapkan 4 Miliar Dolar Hong Kong bagi Warga Terdampak Kebakaran Wang Fuk Court-Image-1
Area kebakaran kompleks

Beijing, Bolong.id - Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) mengumumkan bahwa dana bantuan untuk korban kebakaran di kompleks hunian Wang Fuk Court, Tai Po, telah mencapai sekitar 4 miliar dolar Hong Kong hingga Sabtu. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 514 juta dolar AS, atau lebih dari Rp8 triliun.

Dilansir dari 人民日报 Senin (22/12/25), dana besar ini disiapkan untuk membantu para korban membangun kembali rumah mereka sekaligus menyediakan dukungan jangka panjang dan berkelanjutan bagi warga yang terdampak. Pemerintah HKSAR menegaskan bahwa pemulihan kehidupan masyarakat menjadi prioritas utama pascatragedi tersebut.

Saat ini, berbagai skema hunian sementara telah diatur bagi para penyintas. Sebanyak 581 warga tinggal di hotel melalui koordinasi Biro Urusan Dalam Negeri dan Pemuda. Sementara itu, 559 warga lainnya ditempatkan di hostel pemuda dan lokasi perkemahan.

Selain itu, 3.513 warga kini menempati unit hunian transisi yang disediakan oleh Biro Perumahan, Hong Kong Housing Society, serta lokasi perumahan sementara di kawasan Tuen Mun. Pemerintah memastikan fasilitas dasar dan layanan pendukung terus diberikan agar para korban dapat menjalani masa pemulihan dengan lebih layak.

Di sisi lain, tragedi ini meninggalkan duka mendalam. Jumlah korban jiwa akibat kebakaran besar tersebut telah mencapai 161 orang. Hingga kini, proses identifikasi seluruh korban melalui tes DNA masih terus berlangsung, menurut keterangan resmi pemerintah HKSAR.

Insiden kebakaran Wang Fuk Court menjadi salah satu tragedi perumahan paling serius dalam sejarah Hong Kong. Pemerintah berjanji akan terus meningkatkan upaya bantuan kemanusiaan, mempercepat proses pemulihan, serta melakukan evaluasi menyeluruh demi mencegah kejadian serupa terulang di masa depan. (*)

Informasi Seputar Tiongkok