Baca dalam 3 menit

Trump Teken Keppres Perintahkan Buang Drone Buatan China

Waktu Publish : 20 Jan 2021, 09:12 WIB
SHARE ARTIKEL

Drone buatan China - Image from Diambil dari berbagai sumber

Jakarta, Bolong.id-Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menandatangani  presiden yang memerintahkan seluruh lembaga keamanan dan pertahanan Negeri Paman Sam membuang perangkat pesawat nirawak (drone) buatan Tiongkok, Senin (18/1). 

Keppres Trump yang diteken dua hari menjelang dirinya lengser itu meminta agar angkatan bersenjata AS tidak lagi menggunakan drone buatan China dengan alasan keamanan.

Dalam dokumen itu, Trump mengarahkan semua lembaga AS untuk menguraikan risiko keamanan yang ditimbulkan dari penggunaan pesawat nirawak China oleh armada militer AS.

Dilansir Reuters, Trump juga meminta langkah serupa diterapkan terhadap teknologi drone buatan negara musuh AS lainnya.

Langkah ini diterapkan Trump setelah Kementerian Perdagangan AS menambahkan perusahaan teknologi China, SZ DJI Technology, ke daftar hitam bersama belasan perusahaan Negeri Tirai Bambu lainnya pada Desember lalu. SZ DJI Technology adalah salah satu produsen drone terkemuka di dunia.

Trump menerbitkan sejumlah kebijakan baru di pengujung masa pemerintahannya di Gedung Putih.

Di hari yang sama, Trump juga mempertimbangkan memberi grasi dan remisi bagi ratusan narapidana AS.

Sejumlah pihak menganggap Trump akan mengampuni napi-napi yang memiliki kepentingan dengan dirinya dan bisa membantunya di masa setelah lengser sebagai presiden.

Trump juga mencabut larangan perjalanan terkait pandemi virus corona (Covid-19) ke sebagian besar negara Eropa, Inggris, Irlandia, dan Brasil.

Kebijakan itu mulai berlaku pada 26 Januari.

Secara terpisah, juru bicara Presiden Terpilih AS, Joe Biden, mengatakan sang penerus Trump tidak berencana mencabut aturan bepergian itu setelah resmi dilantik pada Rabu (20/1). (*)

Visco Joostensz/penulis



Terkait

news

Luhut : Indonesia akan Dibantu oleh Tiongkok Menangani Virus...

  • Bryant
  • 18 Mar 2020

health

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakarta Remeh...

  • Isfatu Fadhilatul
  • 19 Mar 2020

health

Penderita Ringan COVID 19 Tidak Akan Kenapa-napa

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

80% Pasien COVID-19 Belum Didiagnosis Sebelum Wuhan Lockdown...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Tidak Ada Pasien Baru COVID-19 di Guangxi, Namun Ada 34 Kasu...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Beberapa Tipe Orang Yang Harus Dikarantina

  • Edwin Adriaansz
  • 22 Mar 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong